Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Silet Nanggroe dan Kultural Heritage Identitas Kita: Mengapa Anak Muda Aceh Harus Bangga?

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
12 April 2026
in Daerah
A A

LHOKSEUMAWE — Arus globalisasi yang tak terkendali kini mengancam keberlangsungan nilai-nilai tradisional yang telah terjaga selama berabad-abad. Tanpa peran aktif dan kepedulian dari generasi milenial serta Gen Z, kekayaan budaya bangsa hanya tinggal menunggu waktu untuk terhapus dari sejarah. (Minggu (12/04/2026).

Warisan budaya (cultural heritage) mencakup seluruh peninggalan bernilai yang diwariskan lintas generasi, mulai dari tradisi dan adat istiadat, bahasa daerah, hingga seni dan situs bersejarah. Di Indonesia, kekayaan ini tergambar dalam ragam budaya seperti batik, wayang kulit, Tari Saman, hingga seni bela diri khas Aceh, Silet Nanggroe, yang sarat nilai filosofi dan jati diri.

Baca juga

Kapolres Lhokseumawe Terima Trofi Juara Umum II Kejurda FORKI Aceh, Tim Karate STC Polres Borong 27 Medali

24 Juli 2026

Pascakebakaran Lahan di Muara Satu, Polisi Imbau Warga Tidak Buang Puntung Rokok dan Membakar Sampah Sembarangan

24 Juli 2026

Amanat pelestarian budaya telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang menempatkan masyarakat—terutama generasi muda—sebagai aktor utama dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan kebudayaan nasional.

Namun realitas di lapangan menunjukkan tantangan serius. Minimnya minat terhadap budaya lokal, kuatnya pengaruh budaya asing, serta kurangnya edukasi budaya di lingkungan pendidikan menjadi ancaman nyata bagi eksistensi warisan leluhur “Indatu”.

Ketua Umum Dewan PANDEKAR ATJEH BUSOE, Abu Siwah, menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh kehilangan arah di tengah modernisasi.

“Memang kemajuan satu peradaban budaya satu negeri itu akan maju jika didukung juga oleh kemajuan ekonomi “rakyatnya makmur”, akan tetapi kita tidak boleh berpangku tangan dan harus banyak strategi dalam hal ini.” Kata Abu Siwah.

“Budaya itu bukan sekadar warisan, tapi identitas kita. Anak muda Aceh tidak harus terkenal ke dunia dulu, tapi harus bangga dengan dirinya sendiri. Silet, adat, dan bahasa itu adalah pelindung bangsa. Di tangan generasi muda, budaya ini bisa tetap hidup atau justru hilang,” ujar Abu Siwah.

Dalam konteks kekinian, generasi muda dituntut tidak hanya menjadi pelestari, tetapi juga inovator dan promotor budaya. Upaya konkret dapat dilakukan dengan mempelajari bahasa daerah, aktif dalam kegiatan adat, hingga mengembangkan seni tradisional melalui pendekatan digital seperti media sosial dan platform kreatif.

Lebih dari itu, budaya harus dikemas ulang agar relevan dengan zaman. Kolaborasi antara budaya dan industri kreatif, penyelenggaraan event budaya yang modern, serta integrasi nilai-nilai budaya dalam sistem pendidikan menjadi langkah strategis yang harus diperkuat.

Abu Siwah kembali mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya sebagai fondasi identitas.

“Jangan sampai kita sibuk mengikuti budaya luar, tapi lupa dengan akar sendiri. Budaya Aceh ini warisan leluhur ‘Indatu’ yang harus kita jaga, rawat, dan terus kita lanjutkan ke generasi berikutnya,” tegasnya.

Tak hanya generasi muda, perhatian serius juga ditujukan kepada pemerintah daerah dan pemangku kebijakan, termasuk Wali Nanggroe, agar tidak abai terhadap kondisi ini.

Pemerintah daerah dan Wali Nanggroe sebagai supremasi “otoritas tertinggi” dalam kearifan lokal diminta tidak menutup mata saat budaya lokal mulai tergerus, serta tidak menutup telinga terhadap persoalan peradaban dan kebudayaan Aceh. Dukungan nyata melalui kebijakan, anggaran, dan program berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar warisan leluhur “Indatu” tetap hidup dan berkembang di tengah arus zaman.

Dengan pendekatan yang adaptif dan semangat yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menjawab “jeritan” warisan leluhur. Sebab, di tangan merekalah nasib budaya bangsa ditentukan akan tetap berdiri tegak atau hilang tanpa jejak.

Silet Nanggroe Tiwah-Busoe Dewan Pendekar Atjeh.

Share237Tweet148Send

Konten terkait

Jubir Pemkab Aceh Utara Benarkan Pernyataan BEM UI Terkait Kondisi Aceh Pascabanjir

3 Juli 2026

BANDA ACEH - Juri Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli membenarkan pernyataan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait...

KIP Lhokseumawe Tetapkan Pemilih Berkelanjutan Triwulan Dua Bertambah Signifikan

1 Juli 2026

LHOKSEUMAWE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun...

Dua remaja Aceh Utara dilaporkan hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari

24 Juni 2026

LHOKSEUMAWE — Dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah berkunjung ke kawasan...

Sebuah truk tanpa nomor polisi sedang berlalu lalang angkut tanah. (Foto: Jamal Hantu Rimba)

Tidak Ditertibkan, Truk Angkutan Tanah di Jambo Aye Bisa Merusak Lingkungan

24 Juni 2026

ACEH UTARA – Aktivitas lalu lalang truk angkutan tanah di wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan...

Terbaru

Kapolres Lhokseumawe Terima Trofi Juara Umum II Kejurda FORKI Aceh, Tim Karate STC Polres Borong 27 Medali

24 Juli 2026

Pascakebakaran Lahan di Muara Satu, Polisi Imbau Warga Tidak Buang Puntung Rokok dan Membakar Sampah Sembarangan

24 Juli 2026

Trending

  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1963 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Lampu, Kamera, Aksi! Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal Unjuk Karya Lewat “Its Movie Time”

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
  • Kapolsek Blang Mangat Perkuat Sinergi dengan Ketua Pemuda 22 Desa, Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
  • Film Sugar Baby 2023, Alur Cerita Perjuangan Azi Acosta yang Dibumbui Adegan Ranjang

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.