Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Plt Kadisdik Riau: Digitalisasi Pendidikan Butuh Perubahan Mental, Bukan Sekadar Teknologi

MA by MA
26 Juli 2025
in Nasional, News
A A

PEKANBARU — Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin tak terbendung, dunia pendidikan dituntut untuk berbenah, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi mentalitas para pelakunya.

 

Baca juga

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

Hal ini ditekankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H Erisman Yahya MH, saat membuka kegiatan Ngobrol Pintar: AI dan Pendidikan.

 

Dalam forum yang dihadiri oleh para guru, kepala sekolah, dan pegiat pendidikan itu, Erisman menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya perkara memasukkan perangkat teknologi ke dalam kelas.

 

Jauh lebih dalam, transformasi digital menuntut perubahan cara berpikir dan kesiapan mental dari para pendidik, peserta didik, dan semua unsur yang terlibat dalam ekosistem pendidikan.

 

“Kita tidak boleh gaptek terhadap teknologi. Kita harus ikut memajukan pendidikan melalui teknologi ini,” tegas Erisman, di hadapan para peserta di hotel Furaya Pekanbaru, Jumat (25/7/2025)

 

Ia menjelaskan bahwa saat ini digitalisasi sudah menyentuh banyak aspek operasional sekolah, mulai dari sistem absensi hingga metode pembelajaran.

 

“Sekarang sudah jarang ditemukan papan tulis yang pakai kapur. Absensi siswa pun sudah dilakukan secara digital. Semua ini menunjukkan bahwa teknologi sudah hadir di sekitar kita dan tinggal bagaimana kita menyikapinya,” jelasnya.

 

Namun, menurut Erisman, persoalan utama justru bukan terletak pada kurangnya sarana atau lambatnya distribusi teknologi. Tantangan terbesar ada pada sikap sebagian pelaku pendidikan yang masih menolak perubahan.

 

“Kadang sudah disiapkan sistem digital, tapi masih ada yang menolak. Tidak mau belajar, tidak mau beradaptasi. Ini pekerjaan rumah besar bagi kita semua,” ungkapnya.

 

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk tidak hanya berfokus pada perangkat keras (hardware), tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi dengan bijak.

 

Menurutnya, transformasi digital sejatinya adalah perjalanan budaya baru dalam dunia pendidikan budaya yang mengedepankan inovasi, keterbukaan terhadap perubahan, dan semangat belajar sepanjang hayat.

 

Erisman juga mengingatkan bahwa teknologi bersifat netral. Jika digunakan dengan benar, ia dapat menjadi alat yang luar biasa untuk memajukan pendidikan. Namun jika salah arah, teknologi justru bisa membawa dampak negatif yang luas.

 

“Teknologi ini seperti dua mata pisau. Ia bisa memajukan pendidikan dan mempercepat kemajuan peradaban, tapi juga bisa meruntuhkan nilai-nilai jika tak dimanfaatkan dengan baik,” ujar Erisman.

 

Di tengah semangat membangun pendidikan berbasis digital, Erisman juga menekankan pentingnya digital literacy, yakni kemampuan memahami, menilai, dan memanfaatkan informasi digital secara kritis.

 

Literasi digital, kata dia, menjadi pondasi utama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga bijak secara etika dan sosial dalam menggunakan teknologi.

 

“Anak-anak kita adalah generasi digital. Tapi jangan sampai mereka hanya menjadi pengguna, sementara para pendidiknya tertinggal jauh. Kita juga harus belajar, karena transformasi ini tidak bisa ditawar,” tambahnya.

 

Kegiatan ‘Ngobrol Pintar’ ini sendiri menjadi salah satu ruang diskusi yang mempertemukan praktisi pendidikan dengan para ahli teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

 

Forum ini bertujuan untuk menggali peran AI dalam mendukung proses belajar mengajar serta mengantisipasi tantangan etis dan sosial yang mungkin muncul.

 

Erisman berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di diskusi, tapi menjadi pemicu perubahan nyata di lapangan. Ia mengajak para peserta untuk kembali ke sekolah masing-masing dan mulai membangun budaya digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

“Mari kita ubah cara pandang kita. Digitalisasi bukan ancaman, tapi peluang. Selama kita mau belajar dan terbuka terhadap perubahan, pendidikan Riau akan siap menyongsong masa depan,” tutupnya penuh optimisme.

Sumber : https://mediacenter.riau.go.id/

 

Share234Tweet146Send

Konten terkait

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

ACEH UTARA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Elak, Desa Binjee, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Senin (14/9/2026) sekitar...

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

ACEH UTARA – Kapolsek Muara Batu Polres Lhokseumawe IPTU Yudira Nugraha, S.H., mengajak para pelajar SMA Negeri 2 Kusuma Bangsa...

Polisi Imbau Warga Waspadai Karhutla Usai Kebakaran Ilalang di Batuphat Barat

15 September 2026

LHOKSEUMAWE – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat beraktivitas di area...

Polisi Ingatkan Pelajar SMA Negeri 1 Nisam Antara Jauhi Kenakalan Remaja dan Bullying

15 September 2026

ACEH UTARA – Kepolisian mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan bullying yang dapat mengganggu proses pendidikan...

Terbaru

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

Trending

  • Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Ekonomi Lokal Terancam, Warga Minta Program MBG Tetap Dikelola SPPG Yayasan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.