Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Plt Kadisdik Riau: Digitalisasi Pendidikan Butuh Perubahan Mental, Bukan Sekadar Teknologi

MA by MA
26 Juli 2025
in Nasional, News
A A

PEKANBARU — Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin tak terbendung, dunia pendidikan dituntut untuk berbenah, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi mentalitas para pelakunya.

 

Baca juga

Patroli Dialogis di PPI Pusong Lama, Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Jaga Keamanan Kawasan Pesisir

11 Mei 2026

Patroli Dialogis di Pasar Tradisional, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Cegah Guantibmas

11 Mei 2026

Hal ini ditekankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H Erisman Yahya MH, saat membuka kegiatan Ngobrol Pintar: AI dan Pendidikan.

 

Dalam forum yang dihadiri oleh para guru, kepala sekolah, dan pegiat pendidikan itu, Erisman menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya perkara memasukkan perangkat teknologi ke dalam kelas.

 

Jauh lebih dalam, transformasi digital menuntut perubahan cara berpikir dan kesiapan mental dari para pendidik, peserta didik, dan semua unsur yang terlibat dalam ekosistem pendidikan.

 

“Kita tidak boleh gaptek terhadap teknologi. Kita harus ikut memajukan pendidikan melalui teknologi ini,” tegas Erisman, di hadapan para peserta di hotel Furaya Pekanbaru, Jumat (25/7/2025)

 

Ia menjelaskan bahwa saat ini digitalisasi sudah menyentuh banyak aspek operasional sekolah, mulai dari sistem absensi hingga metode pembelajaran.

 

“Sekarang sudah jarang ditemukan papan tulis yang pakai kapur. Absensi siswa pun sudah dilakukan secara digital. Semua ini menunjukkan bahwa teknologi sudah hadir di sekitar kita dan tinggal bagaimana kita menyikapinya,” jelasnya.

 

Namun, menurut Erisman, persoalan utama justru bukan terletak pada kurangnya sarana atau lambatnya distribusi teknologi. Tantangan terbesar ada pada sikap sebagian pelaku pendidikan yang masih menolak perubahan.

 

“Kadang sudah disiapkan sistem digital, tapi masih ada yang menolak. Tidak mau belajar, tidak mau beradaptasi. Ini pekerjaan rumah besar bagi kita semua,” ungkapnya.

 

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk tidak hanya berfokus pada perangkat keras (hardware), tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi dengan bijak.

 

Menurutnya, transformasi digital sejatinya adalah perjalanan budaya baru dalam dunia pendidikan budaya yang mengedepankan inovasi, keterbukaan terhadap perubahan, dan semangat belajar sepanjang hayat.

 

Erisman juga mengingatkan bahwa teknologi bersifat netral. Jika digunakan dengan benar, ia dapat menjadi alat yang luar biasa untuk memajukan pendidikan. Namun jika salah arah, teknologi justru bisa membawa dampak negatif yang luas.

 

“Teknologi ini seperti dua mata pisau. Ia bisa memajukan pendidikan dan mempercepat kemajuan peradaban, tapi juga bisa meruntuhkan nilai-nilai jika tak dimanfaatkan dengan baik,” ujar Erisman.

 

Di tengah semangat membangun pendidikan berbasis digital, Erisman juga menekankan pentingnya digital literacy, yakni kemampuan memahami, menilai, dan memanfaatkan informasi digital secara kritis.

 

Literasi digital, kata dia, menjadi pondasi utama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga bijak secara etika dan sosial dalam menggunakan teknologi.

 

“Anak-anak kita adalah generasi digital. Tapi jangan sampai mereka hanya menjadi pengguna, sementara para pendidiknya tertinggal jauh. Kita juga harus belajar, karena transformasi ini tidak bisa ditawar,” tambahnya.

 

Kegiatan ‘Ngobrol Pintar’ ini sendiri menjadi salah satu ruang diskusi yang mempertemukan praktisi pendidikan dengan para ahli teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

 

Forum ini bertujuan untuk menggali peran AI dalam mendukung proses belajar mengajar serta mengantisipasi tantangan etis dan sosial yang mungkin muncul.

 

Erisman berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di diskusi, tapi menjadi pemicu perubahan nyata di lapangan. Ia mengajak para peserta untuk kembali ke sekolah masing-masing dan mulai membangun budaya digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

“Mari kita ubah cara pandang kita. Digitalisasi bukan ancaman, tapi peluang. Selama kita mau belajar dan terbuka terhadap perubahan, pendidikan Riau akan siap menyongsong masa depan,” tutupnya penuh optimisme.

Sumber : https://mediacenter.riau.go.id/

 

Share234Tweet146Send

Konten terkait

Patroli Dialogis di PPI Pusong Lama, Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Jaga Keamanan Kawasan Pesisir

11 Mei 2026

Lhokseumawe - Personel Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong Lama, Kecamatan...

Patroli Dialogis di Pasar Tradisional, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Cegah Guantibmas

11 Mei 2026

Lhokseumawe - Personel Sat Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis di sejumlah pasar tradisional dan pusat perekonomian masyarakat guna mengantisipasi...

Patroli Perintis Presisi di Waduk Pusong, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Cegah Guantibmas dan Jaga Rasa Aman Warga

11 Mei 2026

Lhokseumawe - Suasana malam di kawasan Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe, tampak aman dan kondusif saat Tim Patroli Perintis Presisi Sat...

Polsek Kuta Makmur Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Guantibmas di Wilayah Rawan

11 Mei 2026

Aceh Utara - Personel Polsek Kuta Makmur Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas)...

Terbaru

Patroli Dialogis di PPI Pusong Lama, Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Jaga Keamanan Kawasan Pesisir

11 Mei 2026

Patroli Dialogis di Pasar Tradisional, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Cegah Guantibmas

11 Mei 2026

Trending

  • Kebakaran 77 Rumah di Kampung Jawa Lama, Polisi Turunkan Water Cannon dan Amankan Lokasi

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Menteri PU dan Wakil Bupati Aceh Utara Resmikan Rehabilitasi Bendungan Krueng Pase

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Pastikan Syiar Islam Terjaga, Satpol PP dan WH Aceh Utara Intensifkan Razia Saat Shalat Jumat

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Kerja Keras Bupati Aceh Utara Temui Mensos Percepat Penyaluran Bantuan Korban Banjir

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1940 shares
    Share 776 Tweet 485
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.