JAKARTA – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, menyambangi Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta untuk mengkoordinasikan percepatan bantuan bagi ribuan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bupati turut didampingi Asisten III Sekdakab Daya Albar, Kepala Dinas Sosial P3A Fakhruradhi, serta Plt. Kalaksa BPBD Aceh Utara Fauzan. Rombongan diterima langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Kamis (7/5/2026).
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyatakan bahwa agenda utama pertemuan tersebut adalah koordinasi terkait realisasi bantuan pemerintah pusat yang menjadi domain Kemensos.
“Kedatangan Bupati untuk berkoordinasi langsung dengan Gus Ipul terkait rencana bantuan berupa Jaminan Hidup (Jadup), stimulan ekonomi, dan bantuan isian hunian bagi warga terdampak banjir,” ujar Muntasir saat memberikan keterangan kepada media.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos Gus Ipul memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Ismail A. Jalil dan Tarmizi (Panyang). Mensos menilai proses penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh Utara cukup tertib, terutama dalam aspek pendataan berjenjang.
Proses pendataan tersebut dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga validasi di Posko BPBD dan Dinas Sosial dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kriteria.
Muntasir menjelaskan bahwa data tahap pertama yang telah melewati proses verifikasi, validasi, serta penyepadanan dengan data Disdukcapil mencakup 667 KK. Sementara itu, pada tahap kedua tercatat sebanyak 4.043 KK.
“Data ini telah ditetapkan oleh Bupati dan ditandatangani bersama oleh unsur Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, dan Kajari sebelum diusulkan ke pusat,” tambahnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tengah mengawal usulan tahap ketiga yang mencakup 58.528 KK yang sedang dalam proses realisasi di tingkat pusat.
Bupati Ismail A. Jalil berharap bantuan Jadup tersebut dapat segera dicairkan dalam waktu dekat agar dapat dimanfaatkan oleh para penyintas sebagai kompensasi pemulihan ekonomi pascabencana.
“Bupati mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam menyiapkan data dan berharap bantuan ini bisa terealisasi sebelum Lebaran,” pungkas Muntasir.[] (Cut Islamanda)








