Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Peringati Haul Sultan Al-Malik Ash-Shalih, KPA Pase Santuni Anak Yatim

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
3 Juni 2026
in Daerah
A A

ACEH UTARA – Mengenang jasa besar pendiri kesultanan Islam, Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase bersama ratusan masyarakat menggelar kegiatan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu di komplek makam Sultan Al-Malik Ash-Shalih, Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/6/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari unsur KPA yakni Rasyidin Keuangan KPA Daerah III, Mantan Panglima Sagoe Cut Mutia Umar Membe, jajaran KPA Wilayah Pasee, pihak Muspika Samudera Pasai, mahasiswa UIN SUNA, serta masyarakat setempat. Kehadiran puluhan anak yatim piatu dari desa sekitar turut menambah kekhusyukan momentum peringatan haul tersebut.

Baca juga

Polsek Kuta Makmur Perkuat Patroli dan Edukasi Warga Cegah Karhutla

16 September 2026

Cegah Guantibmas, Polsek Muara Dua Sambangi Sejumlah Kawasan

16 September 2026

Pada kesempatan ini, para unsur KPA dan masyarakat serta anak yatim-piatu secara bersama-sama melakukan doa bersama menghadiahkan pahala sekaligus mengenang jasa ulama terdahulu yang telah berjuang penuh untuk menyempurnakan agama Islam di Asia Tenggara.

Dalam kesempatan tersebut, Peneliti Sejarah Islam dari LSM Cisah (Cinta Sejarah Aceh), Sukarna Putra, memberikan sambutan yang mengupas tuntas keagungan sejarah Samudera Pasai berdasarkan bukti-bukti autentik.

Dalam pemaparannya, Sukarna meluruskan dan menegaskan beberapa fakta sejarah penting terkait Sultan Al-Malik ash-Shalih. Dikatakan, Sultan Al-Malik ash-Shalih merupakan Sultan kedua yang memimpin pemerintahan Islam di Asia Tenggara (Samudera Pasai) dengan gelar Sultan Muhammad Al-Malik ash-Shalih. Melalui kepemimpinannya, Islam tersebar luas dan diterima dengan baik di wilayah ini.

“Berdasarkan inskripsi sejarah, beliau lahir pada tahun 726 Hijriah dan wafat pada 17 Ramadhan 696 Hijriah atau tahun 1297 Masehi. Gelar As-Said yang melekat pada beliau menandakan bahwa beliau adalah keturunan bangsawan yang meraih kebahagiaan karena wafat dalam kondisi syahid (fisabilillah). Beliau merupakan tokoh pertama yang menyandang predikat Sultan di wilayah ini,” kata Sukarna.

Kemudian Sukarna menambahkan, kehebatan masa lalu dibuktikan secara nyata melalui batu nisan beliau yang menggunakan jenis batu granit langka yang tidak ditemukan di Indonesia. Batu nisan berkaligrafi indah ini merupakan satu-satunya jenis yang ada di Asia Tenggara, menunjukkan betapa tingginya peradaban dan pemilihan bahan baku masa itu.

“Beliau adalah seorang sultan yang pemenang, seorang ulama sekaligus umara. Kita bicara sejarah berdasarkan bukti autentik, bukan mengarang. Ini adalah realitas kehebatan sejarah Islam,” ujar Sukarna Putra dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Sukarna menjelaskan bahwa pada masa kejayaannya, luas wilayah kekuasaan Samudera Pasai membentang sangat luas. Jalur diplomasinya mencapai kemajuan pesat, di mana luas wilayahnya setara dengan 21 hari perjalanan laut menggunakan kapal China hingga mencapai kawasan Padang, Sumatera Barat.

Menjadi seorang pemimpin di masa itu pun tidaklah mudah. Sukarna menyebutkan bahwa syarat untuk menjadi seorang sultan sangat ketat dan memiliki standar kualitas yang tinggi.

“Syarat menjadi sultan saat itu minimal harus memiliki 10 ribu prajurit. Selain itu, setiap tahunnya, Sultan harus berada di garda terdepan untuk memimpin jihad,” tambahnya.

Makam Sultan Al-Malik ash-Shalih hingga saat ini terus menjadi magnet spiritual bagi umat Islam. Sukarna menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 13 Zulhijjah, masyarakat di Jawa Timur dan beberapa tempat di Pulau Jawa juga menggelar peringatan haul Sultan Malik ash-Shalih secara besar-besaran melalui sebuah perjalanan spiritual.

Di akhir sambutannya, Sukarna mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Aceh, untuk tidak melupakan jasa sang pelita agama. Minimal, masyarakat diharapkan selalu menyisipkan doa dan menyebut nama Sultan Al-Malik ash-Shalih sebagai bentuk penghormatan atas jasanya membawa cahaya Islam ke Nusantara.

Share234Tweet147Send

Konten terkait

Rangkaian Milad ke-800 Aceh Utara Berakhir Sukses

14 September 2026

Aceh Utara — Seluruh rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kabupaten Aceh Utara atau delapan abad Kerajaan Samudera...

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

13 September 2026

ACEH UTARA – Kemeriahan perayaan Milad ke-800 Samudera Pasai (Aceh Utara) sukses menarik perhatian masyarakat luas. Rangkaian kegiatan yang digelar...

Calon Keuchik Nomor 1 Mawardi Usung Gampong Bersih, Transparan, Tanpa KKN

5 September 2026

‎LHOKSEUMAWE — Suasana Meunasah Gampong Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dipadati warga yang hadir untuk menyimak penyampaian visi...

IKA Unimal Sikapi Dugaan Pemukulan Alumni dan Wartawan oleh Oknum TNI, Minta Diusut Secara Transparan

30 Agustus 2026

ACEH — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal) menyatakan sikap resmi terkait dugaan pemukulan terhadap Haiqal, alumni Universitas Malikussaleh...

Terbaru

Polsek Kuta Makmur Perkuat Patroli dan Edukasi Warga Cegah Karhutla

16 September 2026

Cegah Guantibmas, Polsek Muara Dua Sambangi Sejumlah Kawasan

16 September 2026

Trending

  • Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Ekonomi Lokal Terancam, Warga Minta Program MBG Tetap Dikelola SPPG Yayasan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.