Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Pedihnya Nasib petani Aceh Utara Setelah Lahan Sawah Mereka Rusak

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
31 Maret 2026
in News
A A

ACEH UTARA — Belasan ribu hektare sawah di Kabupaten Aceh Utara secara keseluruhan lumpuh total akibat endapan lumpur pasca-banjir, meninggalkan petani dalam ketidakpastian tanpa adanya jaminan perbaikan irigasi dari pemerintah. Mereka akan kehilangan mata pencaharian yang mungkin akan mempengaruhi ketahanan pangan. Petani berharap kejelasan dari pemerintah, karena sawah adalah harapan bagi 90 persen penduduk.

Tayeb atau yang lebih dikenal Mukim Tayeb asal Gampong Pulo Seuke memberikan pernyataan tentang keluh kesah petani di kawasan Kecamatan Baktiya. Tayeb mewakili petani menyampaikan perbaikan lahan sawah yang rusak tersebut justru lebih penting ketimbang yang lainnya. Sawah merupakan penghasil makanan pokok yang harus diperhatikan.

Baca juga

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

“Jumlah lahan sawah di sekitar sini lebih 100 hektare yang rata-rata masih banyak lumpur. Saat ini sawah kering dan tanah retak, seperti Gampong Pulo Seuke, juga terjadi di Gampong lain sekitar yaitu Alue Geudong, Alue Serdang, Alue Anoe Timu, dan Alue Anoe Barat,” kata Tayeb pada Minggu 29 Maret 2026 kepada SIBER NUSANTARA INDONESIA.

Irigasi yang sebelumnya berfungsi, namun setelah terjadi bencana banjir bandang menyisakan lumpur pekat dan hampir semua titik saluran irigasi kini tersumbat sehingga tidak dapat berfungsi normal. Sebagian lahan sawah sudah ditanami padi dan dipastikan akan gagal panen karena tidak ada air.

“Kami berharap dinas Pertanian harus berbicara terkait hal ini. Tanaman padi petani tidak ada harapan lagi. Harapan kami jangan sampai kejadian ini terulang yang kedua kali. Minimal bulan Mei nanti sudah bisa tertangani dan masyarakat bisa turun ke sawah seperti biasa. Sampai saat ini belum ada penanganan apa-apa dari pemerintah, padahal padi adalah sumber ekonomi masyarakat di sini,” kata Tayeb.

SIBER NUSANTARA INDONESIA menelusuri berbagai kecamatan tentang apa yang disampaikan masyarakat, ternyata hampir semua titik yang terkena banjir bandang itu lahan sawahnya tidak berfungsi maksimal. Sebagian lahan sawah masih hampa karena belum ditanami padi seperti di Gampong Buket Alue Ie Puteh, Matang Teungoh-Teungoh, Buket Padang, Matang Seuke Pulot, Lhok Beuringen, Pucok Alue, Lueng Tuha dan cukup banyak desa lain yang mengalami hal serupa.

“Kami telah menelusuri hampir 50 persen lokasi yang terkena banjir memang sawah-sawah itu tidak berfungsi. Kami juga telah melakukan investigasi langsung pada masyarakat memang mereka mengeluh bagaimana cara memperbaiki lahan sawah mereka. Mereka memohon Pemerintah segera mencari solusi, tidak boleh dibiarkan, bila perlu tahun ini harus selesai persoalan itu,” kata Masri SP, Ketua Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Banjir Aceh kepada SIBER NUSANTARA INDONESIA, Selasa 31 Maret 2026.

Selain persoalan sawah, Masri juga mendapati banyak keluhan di lapangan akhir-akhir ini, terlebih mengenai sektor hunian para korban bencana banjir. Masyarakat sebagian masih menempati tenda pengungsian pada suasa lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah dan itu sesuatu yang sangat menyedihkan.

“Kami melakukan investigasi di seluruh Aceh untuk mengawal rehab rekon banjir ini dan kami memastikan apapun keluhan dari masyarakat yang disampaikan kepada kami insya Allah akan ditindaklanjuti. Baik itu persoalan hunian sementara, hunian tetap, bahkan lainnya seperti masalah bantuan makanan, intinya kita pantau semua hingga ke pelosok desa,” ujar Masri lagi.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa berharap Pemerintah Pusat untuk segera memulihkan 18.000 hektar lahan sawah yang hancur akibat banjir besar November 2025 lalu. Begitu juga saluran irigasi, bendungan hingga jalan dan jembatan banyak yang rusak. Hal ini disampaikan Ayah Wa demi menjaga ketahanan pangan daerah yang kini terancam lumpuh.

Persoalan itu sebenarnya juga telah disampaikan langsung oleh Ayah Wa kepada sejumlah menteri kabinet merah putih yang berkunjung ke Aceh pasca-banjir bandang tersebut. Ayah Wa akan menyampaikan hal ini secara berulang kali kepada pihak pemerintah pusat agar semua persoalan dapat teratasi secepatnya.

Share234Tweet147Send

Konten terkait

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

ACEH UTARA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Elak, Desa Binjee, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Senin (14/9/2026) sekitar...

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

ACEH UTARA – Kapolsek Muara Batu Polres Lhokseumawe IPTU Yudira Nugraha, S.H., mengajak para pelajar SMA Negeri 2 Kusuma Bangsa...

Polisi Imbau Warga Waspadai Karhutla Usai Kebakaran Ilalang di Batuphat Barat

15 September 2026

LHOKSEUMAWE – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat beraktivitas di area...

Polisi Ingatkan Pelajar SMA Negeri 1 Nisam Antara Jauhi Kenakalan Remaja dan Bullying

15 September 2026

ACEH UTARA – Kepolisian mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan bullying yang dapat mengganggu proses pendidikan...

Terbaru

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

Trending

  • Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Ekonomi Lokal Terancam, Warga Minta Program MBG Tetap Dikelola SPPG Yayasan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.