Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

BKSDA Aceh Giring Gajah Liar di Kecamatan Paya Bakong Aceh Utara

Redaksi by Redaksi
1 September 2023
in Daerah
A A

LHOKSUKON – Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh melakukan penggiringan gajah liar di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara untuk mencegah terjadinya potensi konflik antara manusia dan satwa liar tersebut.

Pengiringan satwa liar itu dilakukan kawasan Alue Kajeung, Peurupok, Ranto Serdang, dan sekitarnya.

Baca juga

Pemerintah Diminta Serius Tangani Konflik Antara Satwa dan Manusia

22 Agustus 2023

Kawanan Gajah Liar Obrak Abrik Kebun Warga di Aceh Utara

17 Agustus 2023

“Sudah lima hari kita lakukan penyisiran di hutan kawasan tersebut untuk mencari gajah-gajah liar yang telah dilaporkan merusak perkebunan warga,”kata Kepala Resor 12 KSDA Aceh Utara Nurdin, Jumat (1/9).

Namun, pihaknya tidak berhasil menemukan gajah-gajah tersebut di areal pengguna lain (APL). Tapi Tim nya hanya menemukan bekas-bekas tempat istirahat kawanan gajah di kawasan Peurupok dan Ranto Serdang

Dia menyebutkan jejak kaki yang ditemukan mengindikasikan bahwa kawanan gajah liar ini terdiri dari sekitar 20 hingga 30 ekor, baik gajah dewasa maupun anak gajah.

Ia menyebutkan jejak kaki menunjukkan bahwa kawanan gajah liar ini kemungkinan telah masuk ke dalam kawasan hutan produksi (HP) melalui Peurupok dan menuju ke Cut Mutia.

“Kami berharap agar aktivitas di kawasan Cut Mutia tidak berlebihan sehingga gajah-gajah ini dapat melintas ke kawasan Cot Girek dan bersatu kembali dengan kelompoknya,” ungkap Nurdin.

Nurdin menambahkan apabila aktivitas di kawasan Cut Mutia meningkat, ada kemungkinan besar gajah-gajah ini akan kembali ke Paya Bakong, terutama di daerah-daerah yang memiliki sumber makanan melimpah seperti Blang Pante dan sekitarnya.

“Tidak mudah untuk memprediksi aktivitas gajah ini. Kemungkinan besar mereka akan kembali, tetapi kita tidak tahu kapan. Jika aktivitas di kawasan Cut Mutia padat, mereka mungkin akan kembali dalam waktu dekat,”ujarnya.

Namun, jika mereka dapat melintas ke Cot Girek, kemungkinan mereka akan kembali dalam waktu yang lebih lama.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Nurdin menyarankan, setelah gajah-gajah liar keluar dari APL agar dilakukan pemasangan pagar kejut (power fencing) atau bariel di pintu masuk kawasan, sehingga gajah-gajah tersebut tidak bisa masuk lagi ke kawasan APL.

Camat Paya Bakong, Syahrul Nizam, menyampaikan terima kasih kepada tim BKSD yang telah merespon keluhan masyarakat di Paya Bakong. Ia berharap langkah lebih lanjut dapat dilakukan agar konflik antara warga dengan gajah tidak terjadi ke depan.

“Kita berharap ke depan ada pemasangan power fencing agar gajah-gajah liar tidak masuk lagi ke kawasan perkebunan masyarakat,” ujar Camat.

Masyarakat di Gampong Blang Pante dan sekitarnya sangat sadar akan pentingnya upaya pelestarian satwa liar yang dilindungi ini.

Mereka berharap pemerintah akan serius dalam melaksanakan langkah-langkah untuk melindungi satwa liar tersebut dan berharap agar tidak terjadi konflik dengan gajah.

“Warga meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pemasangan pagar kejut (power fencing) dan keberadaan pos Crisis Response Unit (CRU) di kawasan mereka,”pungkasnya.[]

Penulis : RJ
Editor : By Redaksi
Tags: BKSDA AcehDusun Pante KirouGajah LiarPaya Bakong Aceh Utara
Share235Tweet147Send

Konten terkait

Jubir Pemkab Aceh Utara Benarkan Pernyataan BEM UI Terkait Kondisi Aceh Pascabanjir

3 Juli 2026

BANDA ACEH - Juri Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli membenarkan pernyataan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait...

KIP Lhokseumawe Tetapkan Pemilih Berkelanjutan Triwulan Dua Bertambah Signifikan

1 Juli 2026

LHOKSEUMAWE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun...

Dua remaja Aceh Utara dilaporkan hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari

24 Juni 2026

LHOKSEUMAWE — Dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah berkunjung ke kawasan...

Sebuah truk tanpa nomor polisi sedang berlalu lalang angkut tanah. (Foto: Jamal Hantu Rimba)

Tidak Ditertibkan, Truk Angkutan Tanah di Jambo Aye Bisa Merusak Lingkungan

24 Juni 2026

ACEH UTARA – Aktivitas lalu lalang truk angkutan tanah di wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan...

Terbaru

Patroli Perintis Presisi Polres Lhokseumawe Intensif Cegah Gangguan Kamtibmas di Pusat Keramaian

1 Agustus 2026

Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Voli Semi Open Piala Ketua KONI Aceh 2026, Perkuat Semangat Sportivitas dan Persatuan

1 Agustus 2026

Trending

  • Kapolres Lhokseumawe Beri Dukungan Penuh untuk Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026 Asal Aceh

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Kapolres Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan PT Aceh Distribusindo Raya, Pastikan Distribusi Kebutuhan Pokok Berjalan Aman dan Lancar

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Film Sugar Baby 2023, Alur Cerita Perjuangan Azi Acosta yang Dibumbui Adegan Ranjang

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1965 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.