Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Petani Cot Girek Terancam Rugi Ganda, Harga Gabah Anjlok di Tengah Serangan Wereng

Redaktur Pelaksana by Redaktur Pelaksana
2 September 2025
in Daerah
A A

ACEH UTARA – Petani di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, kembali menghadapi masa sulit. Selain ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng, mereka juga dihantui turunnya harga gabah kering yang belum terkendali.

Pantauan di lapangan, Selasa (2/9/2025), hamparan sawah yang sebelumnya hijau kini tampak menguning, batang padi menghitam, dan sebagian roboh sebelum dipanen. Bulir padi pun banyak yang kosong sehingga hasil panen diperkirakan jauh dari target.

Baca juga

Polsek Syamtalira Bayu Sambut Ramadhan

6 Februari 2026

Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Patroli Dialogis di PPI Pusong Lama, Cegah Premanisme dan Jaga Keselamatan Nelayan

6 Februari 2026

“Sejak awal tanam, padi kami sudah diganggu hama. Disemprot obat pun tidak tertolong. Sekarang paling parah, padinya kering padahal sebentar lagi panen,” ujar Syahrul, petani Cot Girek.

Keluhan serupa disampaikan M. Reza Vahlepi. Menurutnya, musim tanam kali ini menjadi yang terberat karena serangan hama wereng disertai tikus dan burung. Di sisi lain, biaya produksi meningkat akibat mahalnya pupuk dan pestisida.

“Kalau kondisi seperti ini terus, kami bukan hanya gagal panen, tapi juga rugi besar. Modal sudah habis, harga pupuk mahal, sementara harga gabah dikhawatirkan jatuh di bawah Rp6.500 per kilogram,” kata Vahlepi.

Sebelumnya, harga gabah kering di Aceh Utara sempat mencapai Rp7.000 per kilogram. Namun, petani Cot Girek khawatir harga jual semakin ditekan di lapangan, meski pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gabah kering sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Kami minta pemerintah memastikan harga sesuai ketetapan sampai ke tingkat petani. Jangan biarkan permainan harga di bawah merugikan kami yang sudah susah karena hama,” tegas Syahrul.

Selain kepastian harga, petani Cot Girek berharap pemerintah membuka akses asuransi pertanian agar mereka memiliki jaminan saat gagal panen. Mereka juga meminta penyuluhan rutin, subsidi pupuk dan pestisida, serta pemantauan intensif terhadap serangan hama wereng.

Serangan wereng yang melanda Cot Girek disebut menjadi salah satu penyebab turunnya produktivitas beras di Aceh Utara. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan melalui langkah konkret, baik dengan menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani maupun menekan dampak serangan hama.

“Kalau harga gabah bisa dijaga stabil, setidaknya kerugian petani bisa ditekan. Jangan sampai dibiarkan, karena pangan daerah juga bergantung pada hasil sawah ini,” pungkas Vahlepi.[]

Share234Tweet147Send

Konten terkait

Mantan Geuchik di Aceh Utara dituntut tujuh tahun penjara secara “in absentia”

6 Februari 2026

Ringkasan Berita: Mantan kepala desa di Aceh Utara yang telah buron selama lima tahun dituntut hukuman tujuh tahun penjara dalam...

Sayuti Achmad pimpin kembali PWI Lhokseumawe periode 2026-2029

3 Februari 2026

LHOKSEUMAWE — Sayuti Achmad kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe periode 2026-2029 dalam Konferensi...

17 Personel Polres Aceh Utara Terima Satyalencana Pengabdian dari Presiden

27 Januari 2026

ACEH UTARA – Mewakili Presiden RI, Wakapolres Aceh Utara Kompol Ichsan Pradita, S.E., menyematkan tanda kehormatan Satyalencana Pengabdian kepada 17...

Kejari Aceh Utara Eksekusi Cambuk 8 Terpidana, Pelaku Pelecehan Dihukum 54 Kali

27 Januari 2026

LHOKSUKON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara melaksanakan eksekusi uqubat cambuk terhadap delapan orang terpidana pelanggar Qanun Aceh Nomor 6...

Terbaru

Polsek Syamtalira Bayu Sambut Ramadhan

6 Februari 2026

Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Patroli Dialogis di PPI Pusong Lama, Cegah Premanisme dan Jaga Keselamatan Nelayan

6 Februari 2026

Trending

  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Polres Lhokseumawe Tetapkan Geuchik Pulo Drien Beukah Tersangka Korupsi Dana Desa Ratusan Juta

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Mantan Geuchik di Aceh Utara dituntut tujuh tahun penjara secara “in absentia”

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1907 shares
    Share 763 Tweet 477
  • Rekayasa Laporan Begal, Akuntan SPPG di Dewantara Gelapkan Uang Gaji Relawan

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.