Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Kisah Srikandi Dapur SPPG Aceh Utara: Menjemput Rezeki Demi Dapur Rumah dan Masa Depan Anak

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
10 September 2026
in News
A A

ACEH UTARA — Di saat sebagian besar warga masih tertidur lelap, lampu-lampu di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Dayah, Yayasan Seuramo Aneuk Nanggroe, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, sudah menyala terang. Jam dinding baru menunjukkan pukul 23.00 WIB, namun Saidah (40) bersama puluhan perempuan lainnya sudah bersiap di pos masing-masing.

Dapur SPPG ini merupakan jantung penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melayani 24 titik penerima manfaat—mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SLB Bina Bangsa, hingga kelompok ibu hamil, menyusui, dan balita (B3) di 11 desa. Namun, di balik beributnya aktivitas memasak dan pemorsian, ada kisah perjuangan para ibu rumah tangga (IRT) yang menjadikan tempat ini sebagai sandaran hidup.

Baca juga

Open Ceremony HUT ke-800 Samudera Pasee Resmi Digelar, Bupati Ayah Wa Ingatkan Pesan Indatu

11 September 2026

Bupati Aceh Utara Semangati Stan UMKM pada Peringatan Milad ke-800

11 September 2026

Dari total 50 personel di bawah arahan Asisten Lapangan, Sofyan, terdapat 47 relawan dengan tambahan kepala dapur, ahli gizi, dan akuntan, dengan total keseluruhan 50 orang. Sebanyak 70 persen di antaranya merupakan warga setempat yang terdiri dari Ibu Rumah Tangga (IRT), perempuan lajang dan para pria yang kini memikul peran penting sebagai tulang punggung keluarga.

 

 

 

Bagi Miftahul Jannah (41), seorang janda tiga anak asal Desa Tutong, Tanah Luas, pekerjaan di bagian cuci ompreng ini adalah jawaban atas doa-doanya. Selama 14 tahun menjanda setelah mantan suami lepas tangan, Miftahul harus membanting tulang menjadi buruh tani di sawah orang demi menghidupi tiga anaknya yang kini duduk di bangku kuliah, kelas 3 SMA, dan kelas 3 SMP.

 

 

 

“Saya juga menafkahi tiga anak yatim, ada yang saya masukkan ke dayah dan butuh biaya. Sekarang shift kerja saya dari pukul 12.00 – 18.00 WIB. Hasil dari sini sangat membantu saya membiayai sekolah dan kebutuhan anak-anak dan tiga keponakan saya,” ungkap Miftahul yang gigih berjuang tanpa menyerah pada keadaan, Kamis (10/9).

 

 

 

Perjuangan serupa dilakoni Saidah (40), warga Desa Dayah. Dulu, ia menyambung hidup dengan berjualan jajanan di sekolah dasar dan sesekali nguli di sawah, sementara suaminya bekerja sebagai pesuruh di sekolah tempatnya berjualan. Di SPPG, Saidah bertugas di bagian pengolahan.

 

 

 

“Kami standby jam 23.00 WIB dan mulai memasak pukul 02.00 WIB sampai selesai, tergantung tingkat kesulitan menu. Saya bekerja di sini untuk membantu ekonomi keluarga dan membiayai anak yang sekolah di dayah dan kelas 3 SD,” kata Saidah.

 

 

 

Tak kalah menguras keringat adalah tugas di bagian persiapan yang diisi oleh Cut Mursyidah (27) dan Cut Naura Ayunda (33). Cut Mursyidah, ibu dari satu anak murid kelas 1 SD asal Desa Mee, harus bekerja dari lepas Magrib hingga dini hari—bahkan kerap bertahan hingga pukul 03.00 pagi jika ada menu buah potong.

 

 

 

“Saya bekerja untuk membantu suami sekaligus memenuhi kebutuhan harian dan jajan anak. Harapan saya, program yang dicanangkan Presiden Prabowo ini bisa terus berjalan konsisten karena sangat berdampak bagi kami,” tutur Mursyidah.

 

 

 

Sementara itu, Cut Naura Ayunda (33) yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap, kini bisa bernapas lega. Dengan kondisi suami yang bekerja serabutan, pendapatan dari dapur SPPG menjadikannya mampu menopang kebutuhan rumah tangga dengan lebih pasti.

 

 

 

Melalui program MBG, keberadaan SPPG Yayasan Seuramo Aneuk Nanggroe tidak hanya berhasil memastikan anak-anak sekolah dan balita di Aceh Utara mendapatkan asupan gizi yang layak. Lebih dari itu, dapur ini telah menjadi rumah bagi para perempuan tangguh untuk menjemput rezeki yang halal, menegakkan kembali perekonomian keluarga, dan merajut asa demi pendidikan anak-anak mereka. []

Share234Tweet146Send

Konten terkait

Open Ceremony HUT ke-800 Samudera Pasee Resmi Digelar, Bupati Ayah Wa Ingatkan Pesan Indatu

11 September 2026

ACEH UTARA — Pemkab Aceh Utara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kerajaan Samudera Pasai/Aceh Utara yang...

Bupati Aceh Utara Semangati Stan UMKM pada Peringatan Milad ke-800

11 September 2026

LHOKSUKON - Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, S.E., M.M., alias Ayah Wa meninjau langsung produk Usaha Mikro, Kecil, dan...

Meriahkan HUT ke-800 Aceh Utara, Stand Kejari Sediakan Konsultasi Hukum Gratis Bagi Masyarakat

11 September 2026

​LHOKSUKON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kabupaten Aceh Utara dengan menghadirkan...

Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

11 September 2026

​LHOKSUKON — Kemeriahan HUT ke-800 Kabupaten Aceh Utara menjadi momen hangat yang mendekatkan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan masyarakat. Hadir...

Terbaru

Open Ceremony HUT ke-800 Samudera Pasee Resmi Digelar, Bupati Ayah Wa Ingatkan Pesan Indatu

11 September 2026

Bupati Aceh Utara Semangati Stan UMKM pada Peringatan Milad ke-800

11 September 2026

Trending

  • Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Ekonomi Lokal Terancam, Warga Minta Program MBG Tetap Dikelola SPPG Yayasan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.