Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Syech Muharram Sambut Baik dan Mendukung Program P4GN BNN RI di Aceh Besar

MA by MA
17 Juli 2025
in News
A A

JANTHO – Bupati Aceh Besar Syech Muharram Idris menyatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik dan akan mendukung pelaksanaan program Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) khususnya Alternatif developmet pada kawasan rawan tanam terlarang di kawasan Kecamatan Suka Makmur menjadi kawasan legal produktif dan mandiri yang di laksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

“Jadi, kami menyambut baik dan mendukung program ini, karena di Aceh Besar ini masih banyak lahan yang terbengkalai. Karena sangat disayangkan, memiliki lahan yang begitu luas, namun tidak produktif. Alhamdulillah, dengan hadirnya program ini, bisa mengubah lahan yang dulu terbengkalai menjadi produktif melalui pembinaan serta pengembangan potensi petani oleh BNN,” ujar Syech Muharram pada saat menghadiri rapat kerja sinergi program stakeholder pada kawasan tanaman terlarang di Kabupaten Aceh Besar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (16/07/2025).

Baca juga

Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh Siap Digelar di Aceh Utara, 16 Tim dari Empat Daerah Ambil Bagian

27 Juli 2026

Patroli Tengah Malam, Polsek Banda Sakti Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Segera Lapor Jika Ada Gangguan

27 Juli 2026

Pada kesempatan tersebut, Syech Muharram juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak BNN RI dan BNN Aceh yang telah mengarahkan ataupun mengalih program tanam jagung yang awak dibawakan ke Kabupaten bener meriah.

“Alhamdulillah, dengan kebijakan dan kebaikan para Kepala BNN RI, sehingga program tersebut bisa diarahkan ke Kabupaten Aceh Besar dengan luas lahan 400 Hektar untuk penanaman jagung,” katanya

Muharram Idris menyebutkan, apabila lahan yang tidur atau terbengkalai tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik, mungkin akan mampu menanggulangi angka pengangguran di Aceh Besar.

“Bila itu bisa kita manfaatkan. Insyaalah, angka pengangguran di Aceh Besar otomatis akan berkurang,” sebutnya.

Untuk saat ini, dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan. Karena sekarang Pemkab Aceh Besar sedang mengupayakan tanam padi dalam satu tahun dua kali.

“Karena selama ini panen di Aceh Besar, sebagian petani ada yang 2 kali panen dan sebagian 1 kali panen, itupun tadah hujan. Maka, kami sedang mengupayakan, supaya petani di Aceh Besar bisa melakukan panen dalam 1 tahun 2 kali dan kami akan terus melakukan pemerataan pengaliran air untuk petani,” pintanya.

Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjen. Pol. Drs, Edi Swasono, MM membuka secara resmi rapat kerja sinergi program stakeholder pada kawasan tanaman terlarang di Kabupaten Aceh Besar yang diselenggarakan oleh BNN Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif, di Gedung Dekranasda Aceh Besar Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (16/07/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjen. Pol. Drs, Edi Swasono, MM mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia menjadi perhatian serius Pemerintah.

“Karena, hasil data sesuai pengukuran yang dilaksanakan oleh BNN dan BRIN tahun 2023, menunjukkan bahwa angka prevalensi setahun terakhir sebesar 1,73%, dapat dimaknai bahwa setiap 10,000 penduduk indonesia berusia 15-64 tahun terdapat pernah menyalahgunakan narkoba,” pintanya.

Edi Swasono menjelaskan, menurut hasil IKRN tahun 2024 dan diverifikasi dengan hasil pemetaan intelijen pada bulan januari 2025 menunjukkan bahwa Provinsi Aceh terdapat 80 kawasan rawan dengan rincian 20 kategori bahaya dan 60 kategori aman.

“Kawasan tersebut tersebar dihampir seluruh Kabupaten dan Kota, namun terdapat beberapa wilayah memiliki kawasan tanam terlarang seperti Kabupaten Aceh Besar, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen merupakan lima Kabupaten yang teridentifikasi didalam wilayahnya terdapat lokasi Kultivasi ganja,” jelas Edi.

Dia mengungkapkan, Kabupaten Aceh Besar terdapat sejumlah kawasan yang pernah dilakukan pengungkapan ladang ganja oleh BNN maupun kepolisian.

“Jadi kawasan tersebut berada di beberapa Gampong dalam wilayah Aceh Besar, Gampong Maheng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Gampong Mesalee Kec Indrapuri, Gampong Lamlung Kec Indrapuri, Gampong Meurah Kec Seulimuem, Gampong Pulo Kec Seulimuem, Gampong Lampanah Leugah dan Gampong Luthu krueng Kec Suka Makmur,” ungkapnya.

Disamping itu, Program P4GN yang sedang dilakukan oleh Deputi Bidang pemberdayaan masyarakat BNN melalui slogan Ajak Masyarakat Untuk Mandiri dan Produktif pada kawasan Aceh Besar bertujuan agar masyarakat yang mendapat intervensi program pemberdayaan Alternatif tidak lagi menanam ganja dan beralih dengan menanam tanaman yang produktif dan legal seperti menanam Jagung.

“Maka, dimensi yang dikembangkan dalam program ini adalah dimensi pembangunan manusia berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat sebagai perangkat pengendalian masalah tanaman terlarang,” imbuhnya.

Terakhir, Edi Swasono mengapresiasi kepada seluruh stakeholder yang berperan aktif dalam mendukung Program P4GN dan dapat terus merapatkan barisan untuk berkomitmen kuat dalam mendukung program ini.

“Tujuan kita satu, hanya untuk memulihkan kawasan rawan tanaman terlarang menjadi kawasan menjadi kawasan yang mandiri dan legal produktif secara berkelanjutan di Aceh Besar khususnya Kecamatan Suka Makmur,” pungkas Brigjen Edi Swasono.

Turut dihadiri, Kepala BNN Aceh, Dandim 0101/KBA, Plt Disperindak, Kadis DSI Aceh Besar, Sekeretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Perwakilan Dinas Pertanian Aceh Besar, Camat Suka Makmur,.Keuchik Gampong Luthu dan jajaran BNN Aceh.

Sumber :  https://www.acehprov.go.id/

Share234Tweet147Send

Konten terkait

Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh Siap Digelar di Aceh Utara, 16 Tim dari Empat Daerah Ambil Bagian

27 Juli 2026

Aceh Utara – Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh akan mulai bergulir pada 31 Juli 2026,jumat malam sabtu di...

Patroli Tengah Malam, Polsek Banda Sakti Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Segera Lapor Jika Ada Gangguan

27 Juli 2026

Lhokseumawe – Personel Polsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe, mengintensifkan patroli malam sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban...

Polsek Samudera Pastikan Stok Sembako Aman, Monitoring Ketersediaan Kebutuhan Pokok Terus Dilakukan

27 Juli 2026

Aceh Utara – Personel Polsek Samudera, Polres Lhokseumawe, melaksanakan pengecekan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) di wilayah Kecamatan Samudera, Kabupaten...

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi, Polsek Muara Dua Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan Saat Musim Kemarau

27 Juli 2026

Lhokseumawe – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe. Kali ini, api membakar sekitar 7.000 meter persegi lahan berisi...

Terbaru

Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh Siap Digelar di Aceh Utara, 16 Tim dari Empat Daerah Ambil Bagian

27 Juli 2026

Patroli Tengah Malam, Polsek Banda Sakti Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Segera Lapor Jika Ada Gangguan

27 Juli 2026

Trending

  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1965 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Film Sugar Baby 2023, Alur Cerita Perjuangan Azi Acosta yang Dibumbui Adegan Ranjang

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Pascakebakaran Lahan di Muara Satu, Polisi Imbau Warga Tidak Buang Puntung Rokok dan Membakar Sampah Sembarangan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Selain Tuhog dan Tayuan, Ini Film Vivamax yang Tidak Kalah Menarik Untuk Ditonton

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.