Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Warga Buket Sentang Swadaya Atasi Saluran Irigasi Tertimbun Longsor

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
6 April 2026
in Daerah
A A

LHOKSUKON – Ratusan hektare lahan pertanian di Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, terancam produktivitasnya akibat putusnya saluran irigasi di Desa Buket Sentang. Warga setempat memilih bergerak mandiri secara swadaya untuk menormalisasi saluran yang tertimbun material longsor.

Saluran irigasi ini merupakan urat nadi bagi empat gampong, yakni Buket Sentang, Blang Aman, Cot u Sibak, dan Meunasah Reudeup. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 500 hektare (Ha) areal persawahan yang terdampak, di mana Gampong Blang Aman sendiri memiliki luasan mencapai 250 Ha.

Baca juga

Rumput Ilalang Terbakar di Muara Dua, Kapolsek Imbau Warga Waspada dan Hindari Pembakaran Lahan

22 Juli 2026

Polsek Banda Sakti Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan di SPBU, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Tertib

22 Juli 2026

 

Geuchik Buket Sentang, Imran, Senin, 6 April 2026 menjelaskan, kerusakan ini dipicu oleh tingginya curah hujan pada November 2025 lalu. Longsor di pinggiran irigasi menyumbat total aliran air ke sawah dan perkebunan warga.

 

“Pasca longsor, warga sempat berupaya mengandalkan air dari parit kebun sawit yang dialirkan ke sawah. Namun hasilnya tidak maksimal. Masyarakat merugi karena padi banyak yang kosong atau kopong,” ujar Imran.

 

Kondisi ini sangat memukul ekonomi warga Buket Sentang yang terdiri dari 70 KK (sekitar 350 jiwa). Seluruh penduduk di desa tersebut menggantungkan hidup sebagai petani sawah dan kebun, tanpa ada yang berprofesi sebagai PNS.

 

Khawatir akan waktu birokrasi yang lama jika menunggu bantuan pemerintah, warga memutuskan untuk melakukan pengerjaan secara mandiri. Pengerjaan dilakukan di tiga titik sepanjang 150 meter menggunakan alat berat excavator.

 

“Sebanyak 15 buah gorong-gorong sayap kiri telah terpasang, dan akan dilanjutkan dengan 10 buah di sayap kanan. Lahan yang kita keruk ini merupakan milik Jamaluddin, salah seorang warga Buket Sentang. Ia merelakan lahan perbukitan miliknya seluas 1 Ha untuk dikeruk demi memperlancar jalur air agar tidak terjadi longsor berulang,” ungkap Imran.

 

Jamaluddin mengaku inisiatif ini diambil karena lahan miliknya sendiri sebelumnya telah hancur akibat longsor. “Sekitar setengah hektar lahan saya yang ditanami duku, pisang, dan durian sudah amblas. Jadi saya inisiatif keruk sisa lahan saya agar tidak terjadi lagi longsor yang menyumbat air,” ungkapnya.

 

Krisis Air Bersih dan Pertanian Hortikultura

 

Selain padi, petani hortikultura yang menanam cabai, kacang panjang, dan semangka juga mengalami krisis air. Selama ini, mereka terpaksa membuat kolam buatan untuk menampung rembesan air sawit guna menyiram kebun.

 

Masalah air di Buket Sentang tidak hanya terbatas pada pertanian. Hingga saat ini, desa tersebut belum tersentuh layanan PDAM. “Selama ini warga mengandalkan sumur bor atau sumur tanpa cincin yang dibuat menyerupai kolam untuk memenuhi kebutuhan air harian. Sementara untuk air minum, rata-rata warga membeli air isi ulang,” jelas Imran

 

Melalui aksi swadaya ini, warga berharap aliran air dapat kembali normal sehingga musim tanam mendatang tidak lagi dihantui risiko gagal panen. [] CUT ISLAMANDA 

Share239Tweet149Send

Konten terkait

Jubir Pemkab Aceh Utara Benarkan Pernyataan BEM UI Terkait Kondisi Aceh Pascabanjir

3 Juli 2026

BANDA ACEH - Juri Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli membenarkan pernyataan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait...

KIP Lhokseumawe Tetapkan Pemilih Berkelanjutan Triwulan Dua Bertambah Signifikan

1 Juli 2026

LHOKSEUMAWE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun...

Dua remaja Aceh Utara dilaporkan hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari

24 Juni 2026

LHOKSEUMAWE — Dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah berkunjung ke kawasan...

Sebuah truk tanpa nomor polisi sedang berlalu lalang angkut tanah. (Foto: Jamal Hantu Rimba)

Tidak Ditertibkan, Truk Angkutan Tanah di Jambo Aye Bisa Merusak Lingkungan

24 Juni 2026

ACEH UTARA – Aktivitas lalu lalang truk angkutan tanah di wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan...

Terbaru

Rumput Ilalang Terbakar di Muara Dua, Kapolsek Imbau Warga Waspada dan Hindari Pembakaran Lahan

22 Juli 2026

Polsek Banda Sakti Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan di SPBU, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Tertib

22 Juli 2026

Trending

  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1962 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Selain Tuhog dan Tayuan, Ini Film Vivamax yang Tidak Kalah Menarik Untuk Ditonton

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Lampu, Kamera, Aksi! Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal Unjuk Karya Lewat “Its Movie Time”

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.