Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Polres Aceh Utara Bongkar Jaringan Penyebar Ajaran Millah Abraham, Enam Pria Ditangkap

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
7 Agustus 2025
in Daerah
A A

ACEH UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara berhasil mengungkap jaringan penyebar ajaran sesat berkedok agama Islam yang dikenal dengan nama Millah Abraham. Enam tersangka asal Aceh dan Sumatra Utara berhasil diamankan.

Hal itu diungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, melalui Kasat Reskrim AKP Bustani dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, Kamis, 7 Agustus 2025. Bustani menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan Kamis malam, 25 Juli 2025, sekitar pukul 21.30 WIB di Masjid Hanafiah, Gampong Mns. Ranto, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Baca juga

Rumput Ilalang Terbakar di Muara Dua, Kapolsek Imbau Warga Waspada dan Hindari Pembakaran Lahan

22 Juli 2026

Polsek Banda Sakti Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan di SPBU, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Tertib

22 Juli 2026

Kala itu, ketua pemuda gampong yang memergoki kegiatan mencurigakan, bersama warga setempat segera menghentikan kegiatan itu dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Tiga tersangka yang diamankan di lokasi masing-masing berinisial HA, ES, dan NA. Mereka tertangkap tangan sedang melakukan pengajian yang berisi doktrin menyimpang serta prosesi baiat terhadap seseorang berinisial SY,” sebut Bustani.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Bustani, kembali ditangkap tiga tersangka lainnya di dua lokasi, yaitu di SPBU Pulau Pisang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Senin (28/7) sekitar pukul 21.30 WIB dan di Geurugok, Kecamatan Gandapura, Bireun, Selasa dini hari (29/7).

Bustani mengungkapkan, keenam tersangka yang diamankan ini memiliki peran dan struktur tersendiri dalam organisasi penyebar ajaran Millah Abraham. “AA (48) warga Karang Berombak, Medan Barat sebagai Imam I (pembaiat), HA (60) warga Samuti Rayeuk, Kecamatan Gandapura, Bireun sebagai Imam II, RH (39) warga Titi Papan, Medan Deli sebagai Imam IV, ES (38) warga Pademangan, Jakarta Barat sebagai bendahara, NA (53) warga Bintang Hu, Lhoksukon sebagai utusan pembaiat dan M (27) warga Samuti Rayeuk, Gandapura sebagai sekretaris pembaiat,” rincinya.

Kelompok ini, lanjut Bustani, telah menyebarkan ajaran menyimpang di sejumlah wilayah di Aceh. “Seluruh Aceh sudah terdapat kelompok mereka. Ajaran yang mereka sebarkan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan telah meresahkan masyarakat,” tegas AKP Bustani.

Dalam pengajarannya, kelompok Millah Abraham mengajarkan sejumlah hal yang dianggap sesat, antara lain, menyatakan Ahmad Musadeq sebagai nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad SAW, menolak mukjizat Nabi Isa AS dan Nabi Musa AS, mengklaim Nabi Adam AS memiliki ayah dan ibu, tidak percaya pada peristiwa Isra Mi’raj, tidak mewajibkan shalat lima waktu, dan mengklaim bahwa jumlah ayat Al-Qur’an adalah 9.236 ayat, bukan 6.666 ayat.

“Kelompok ini juga menafsirkan Al-Qur’an dengan versi bahasa mereka sendiri dan menerbitkan buku, serta modul pengajaran khusus. Jika dibaca tanpa pemahaman yang tepat atau tanpa bimbingan ulama, isi buku tersebut dinilai sangat mudah memengaruhi masyarakat awam,” kata Bustani.

Dalam penangkapan ini, Satreskrim Polres Aceh Utara menyita sejumlah barang bukti, masing-masing, dua lembar kertas berisi potongan ayat, enam unit handphone, dua unit sepeda motor, satu unit mobil, enam lembar KTP, satu buku notes, tiga modul ajaran, satu unit laptop dan satu notebook, dua unit proyektor dan layar, tiga buku tabungan dan 25 buku ajaran Millah Abraham.

AKP Bustani menyatakan, Polres Aceh Utara berkomitmen menjaga kemurnian akidah umat Islam di Aceh. “Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi ajaran sesat yang merusak ketenteraman masyarakat,” ujarnya.

Kelompok Millah Abraham juga diketahui mencoba menyatukan ajaran Islam, Nasrani, dan Yahudi dalam satu kepercayaan, yang dinilai sangat bertentangan dengan syariat Islam. Oleh karena itu, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) juga telah melarang keberadaan ajaran sesat. Sejauh ini, jumlah jemaah yang telah dibaiat di Aceh tercatat sebanyak 17 orang, dengan anggota yang terdata sebanyak 60 orang, dan 30 di antaranya aktif.

“Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal yang mengatur tentang penyesatan agama dan pelanggaran terhadap ketertiban umum, yaitu Pasal 18 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 7 ayat (1), (2), dan (3), serta Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah. Mereka juga terancam hukuman cambuk minimal 30 kali dan maksimal 60 kali, serta kurungan penjara selama lima tahun,” pungkas AKP Bustani. []

Jurnalis: Cut Islamanda 

Share237Tweet148Send

Konten terkait

Jubir Pemkab Aceh Utara Benarkan Pernyataan BEM UI Terkait Kondisi Aceh Pascabanjir

3 Juli 2026

BANDA ACEH - Juri Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli membenarkan pernyataan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait...

KIP Lhokseumawe Tetapkan Pemilih Berkelanjutan Triwulan Dua Bertambah Signifikan

1 Juli 2026

LHOKSEUMAWE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun...

Dua remaja Aceh Utara dilaporkan hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari

24 Juni 2026

LHOKSEUMAWE — Dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah berkunjung ke kawasan...

Sebuah truk tanpa nomor polisi sedang berlalu lalang angkut tanah. (Foto: Jamal Hantu Rimba)

Tidak Ditertibkan, Truk Angkutan Tanah di Jambo Aye Bisa Merusak Lingkungan

24 Juni 2026

ACEH UTARA – Aktivitas lalu lalang truk angkutan tanah di wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan...

Terbaru

Rumput Ilalang Terbakar di Muara Dua, Kapolsek Imbau Warga Waspada dan Hindari Pembakaran Lahan

22 Juli 2026

Polsek Banda Sakti Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan di SPBU, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Tertib

22 Juli 2026

Trending

  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1962 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Lampu, Kamera, Aksi! Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal Unjuk Karya Lewat “Its Movie Time”

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
  • Kapolsek Blang Mangat Perkuat Sinergi dengan Ketua Pemuda 22 Desa, Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.