Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah

AM by AM
9 Februari 2026
in News
A A

JAKARTA – Publik kini kembali menyoroti dinamika internal Almaz Fried Chicken setelah pendirinya, Okta Wirawan, resmi mengundurkan diri dari jabatan CEO di tengah berbagai persoalan yang membelit brand tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram Okta Wirawan (https://www.instagram.com/p/DSr_KjeEzCm/) pada 25 Desember 2025, ia pun menyampaikan bahwa dirinya secara resmi terhitung sejak 1 Januari 2026 bahwa ia telah mundur dari posisi CEO PT. Abuya Berkah Indonesia Makmur atau yang biasa dikenal dengan ABINDO Group. ABINDO Group sendiri merupakanperusahaan yang menaungi brand besar Almaz Fried Chicken serta Kebuli Abuya. Ia kemudian beralih ke posisi Chairman dari perusahaan tersebut. Sementara itu jabatan CEO kini diserahkan pada Bram Dwi Raditya, yang sebelumnya menduduki posisi COO.

 

Baca juga

Polsek Banda Sakti Intensifkan Patroli Saat Salat Jumat, Antisipasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja di Waduk Pusong

18 Juli 2026

Polsek Blang Mangat Perkuat Patroli Dialogis Malam Hari, Cegah Gangguan Kamtibmas

18 Juli 2026

Keputusan ini pun sontak mengejutkan publik. Pasalnya, sejak Oktober 2025, Ayam Goreng Saudi No. 1 di Indonesia sedang diterpa banyak kasus, dan juga sedang ramai dibicarakan oleh warganet melalui banyak unggahan di kanal media sosial. Tak hanya itu, berbagai unggahan warganet pun mulai menyoroti kondisi sejumlah cabang Almaz yang kini terlihat sepi pengunjung. Ditambah lagi, situasi tersebut diperparah dengan kabar penutupan permanen beberapa outlet, seperti cabang Tasikmalaya , disusul Purwakarta dan yang terbaru di area Batam.  Fenomena ini tentunya memunculkan tanda tanya besar mengenai stabilitas bisnis dan kondisi manajemen Almaz yang sebelumnya dikenal agresif dalam  melakukan ekspansi maupun perekrutan mitra investor dengan skema sistem kemitraan hingga sukses membuka lebih dari 150 cabang ditahun pertamanya beroperasi.

 

Pembahasan mengenai kondisi Almaz kini semakin ramai di berbagai platform, mulai dari X, TikTok, Facebook, hingga Instagram. Banyak netizen membandingkan perjalanan Almaz di tahun pertama yang dinilai sangat masif, hingga mampu membuka lebih dari 150 cabang dengan kondisi di tahun kedua yang justru dipenuhi penurunan omzet dan penutupan outlet.

 

Salah satu diskusi yang ramai dibahas, muncul di Komunitas Sharing di Social Media Facebook (https://www.facebook.com/groups/wirausahayuk.fjb/posts/1886748078621149/) yang menyebutkan sejumlah kritik terhadap brand Ayam Goreng Saudi tersebut, antara lain :

Strategi marketing yang dianggap berlebihan dengan mengangkat isu boikot sebagai alat promosi

Harga dinilai mahal dibanding kompetitor serupa

Rasa yang tidak konsisten disetiap cabangnya

Minim inovasi produk

Diperparah lagi dengan mundurnya CEO justru di tengah krisis. Sejumlah netizen pun kemudian menyimpulkan, bahwa mundurnya Okta Wirawan sebagai bentuk “exit plan” atau upaya melepaskan diri dari berbagai persoalan yang tengah membelit Almaz. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menjawab tudingan tersebut secara komprehensif.

 

Tak hanya soal Almaz, warganet juga mulai menyoroti perjalanan bisnis Okta secara keseluruhan. Hingga kini, Okta tercatat telah membangun sedikitnya enam brand kuliner, di antaranya yaitu :

Almaz Fried Chicken

Kebuli Abuya

Kedai Abuya

Bakmi Madina

Soerabi Bandung Enhaii

Tukangsayur.id

 

Sebagian besar brand tersebut disebut mengalami penurunan performa, bahkan beberapa diantaranya tutup lapak dalam perjalanannya. Salah satu yang paling sering dibandingkan adalah Kebuli Abuya, yang sempat membuka lebih dari 50 cabang di berbagai daerah, namun kini dinilai semakin meredup. Brand tersebut sebelumnya juga tumbuh pesat melalui sistem bisnis kemitraan saat tren kuliner Timur Tengah hidangan Nasi Kebuli sedang meningskat. Namun, seiring waktu, peminat menurun dan sejumlah outlet dilaporkan tutup permanen dikarenakan minimnya pengelolaan baik secara promosi maupun operasional oleh manajemennya. Kondisi ini memicu kekhawatiran publik bahwa pola serupa berpotensi terulang pada Almaz Fried Chicken.

 

Publik berharap, pergantian kepemimpinan di tubuh ABINDO Group dapat membawa perbaikan nyata bagi Almaz Fried Chicken. Kedepannya, transparansi manajemen dan pembenahan menyeluruh dinilai menjadi kunci agar brand ini dapat kembali membangun kepercayaan pasar dan mitra.

 

Kini yang menjadi pertanyaan publik yaitu, apakah Almaz mampu bangkit dan membuktikan diri di tengah krisis, atau justru mengikuti jejak brand-brand sebelumnya, masih menjadi pertanyaan yang terus diawasi publik.

Share234Tweet147Send

Konten terkait

Polsek Banda Sakti Intensifkan Patroli Saat Salat Jumat, Antisipasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja di Waduk Pusong

18 Juli 2026

Lhokseumawe – Polsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe, menggelar patroli preventif di kawasan Waduk Pusong, Jumat (17/7/2026), guna mengantisipasi aksi balap...

Polsek Blang Mangat Perkuat Patroli Dialogis Malam Hari, Cegah Gangguan Kamtibmas

18 Juli 2026

Lhokseumawe – Polsek Blang Mangat, Polres Lhokseumawe, terus mengintensifkan patroli dialogis pada malam hari sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan...

Kapolres Lhokseumawe Intensifkan Program Saweu Sikula, Tanamkan Disiplin dan Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini

18 Juli 2026

Lhokseumawe – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda sekaligus mencegah kenakalan remaja sejak dini, Polres Lhokseumawe terus mengintensifkan program Saweu...

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Peusijuk dan Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri

18 Juli 2026

Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menghadiri acara peusijuk dan pisah sambut Komandan Kodim (Dandim)...

Terbaru

Polsek Banda Sakti Intensifkan Patroli Saat Salat Jumat, Antisipasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja di Waduk Pusong

18 Juli 2026

Polsek Blang Mangat Perkuat Patroli Dialogis Malam Hari, Cegah Gangguan Kamtibmas

18 Juli 2026

Trending

  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1961 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1219 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Film Sugar Baby 2023, Alur Cerita Perjuangan Azi Acosta yang Dibumbui Adegan Ranjang

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Wakapolres Lhokseumawe Pimpin Latihan PBB, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.