LHOKSEUMAWE – Memanfaatkan momentum salat Jumat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., bersama para pejabat utama (PJU) Polres Lhokseumawe melaksanakan program Jumat Keliling di Masjid Ubudiah, Gampong Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., yang mendorong personel Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui salat Jumat berjemaah di masjid-masjid yang berbeda setiap pekannya, Polres Lhokseumawe berupaya membangun komunikasi, memperkuat ukhuwah, serta menyerap kepedulian masyarakat terhadap situasi keamanan dan ketertiban.
Di hadapan jemaah, Kapolres mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam menerima informasi di era digital. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya. Kapolres juga mengutip pesan dalam Surah Al-Hujurat ayat 6 tentang pentingnya tabayun atau memeriksa kebenaran berita agar masyarakat tidak terjebak hoaks yang dapat memicu kesalahpahaman dan perpecahan.
Tak hanya soal informasi, Kapolres juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap ancaman narkoba yang semakin serius di Aceh. Ia menyinggung pengungkapan pabrik sabu di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, dengan barang bukti lebih dari satu ton sebagaimana disampaikan dalam informasi yang dirujuknya. Menurutnya, narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga ancaman besar bagi generasi muda, kesehatan, keharmonisan keluarga, dan masa depan bangsa.
Kapolres mengajak seluruh jemaah dan elemen masyarakat untuk bersatu melawan peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Ia mendorong warga agar berani menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Peran keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat gampong dinilai sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres mengajak masyarakat menjaga ukhuwah Islamiyah, tidak mudah terpecah belah, serta terus memakmurkan masjid dengan salat berjemaah dan kegiatan keagamaan. Ia berharap masjid senantiasa menjadi pusat ibadah, persatuan, dan pembinaan moral masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan keagamaan, Kapolres Lhokseumawe juga menyerahkan sedekah kepada pengurus Masjid Ubudiah. Melalui Jumat Keliling, Polres Lhokseumawe berharap kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat, kesadaran menangkal hoaks semakin kuat, dan kolaborasi dalam memerangi narkoba serta menjaga kamtibmas terus meningkat.








