Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Cegah Penyakit Menular di Pesantren, Dinkes Aceh Utara Bekali Santri Sosialisasi PHBS

Liputan : Cut Islamanda | Lhoksukon

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
4 Juni 2024
in Daerah
A A

ACEH UTARA – Dinas Kesehatan Aceh Utara menggelar sosialisasi pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren atau dayah. Kegiatan yang dihadiri perwakilan ustazah dan santri dari sejumlah pesantren tersebut dilaksanakan di lantai II ATC Coffee Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa, 4 Juni 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, melalui Penanggung Jawab Promosi Kesehatan, Susi Marlina, S.Kep., menyebutkan, sosialisasi PHBS ini dilaksanakan selama tiga hari, terhitung Selasa hingga Kamis (6/6). Gelombang pertama dihadiri perwakilan dari dayah di Baktiya Barat, Lhoksukon, Buket Hagu, Cot Girek, Lapang, Tanah Pasir, Syamtalira Aron, Tanah Luas, Nibong, Pirak Timu dan Matangkuli dengan total 34 peserta.

Baca juga

Patroli Dialogis Polsek Muara Satu Sasar Pasar Tradisional, Cegah Gangguan Kamtibmas

28 September 2026

Polsek Samudera Data 81 Warga melalui Aplikasi Perlinsos

28 September 2026

Gelombang dua (Rabu) akan dihadiri perwakilan dari dayah di Langkahan, Simpang Tiga, Lhok Beuringen, Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Blang Geulumpang, Baktiya, Paya Bakong, Meurah Mulia dan Samudera.

Gelombang tiga (Kamis) akan dihadiri perwakilan dayah dari Syamtalira Bayu, Simpang Keuramat, Kuta Makmur, Dewantara, Banda Baro, Geuredong Pase, Nisam, Nisam Antara, Muara Batu, Babah Buloh dan Sawang.

“Perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pasantren ini harus diterapkan guru kepada peserta didik atas dasar kesadaran diri hingga dapat mencegah penyakit bagi diri sendiri dan orang sekitar atau teman,” ujar Susi.

Dijelaskan, ada beberapa indikator PHBS di Pesantren. Masing-masing, kebersihan perorangan (badan, pakaian dan kuku), penggunaan air bersih dan jamban sehat, kebersihan tempat wudhu, kebersihan asrama, kebersihan ruang belajar dan halaman, bak penampungan air bebas jentik, makanan bergizi seimbang, pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan dan gaya hidup tidak merokok.

“Ada beberapa kebiasaan buruk santri di lingkungan pesantren yang dapat memicu penyakit. Di antaranya, piring kotor tidak segera dicuci setelah makan, sisa makanan di dalam asrama dibiarkan berserakan, pakaian yang sudah digunakan digantung di belakang pintu, ember sabun, sepatu dan sandal diletakkan sembarangan di dalam kamar asrama, bantal dipakai bersama, makanan tidak ditutup, pakaian atau handuk basah dibiarkan di dalam kamar, dan tidak mencuci tangan dengan sabun setelah BAB,” ungkap Susi.

Padahal, lanjutnya, begitu banyak manfaat yang didapatkan dari penerapan hidup bersih dan sehat. Selain dapat tidur nyenyak, belajar nyaman, dan berpikiran positif, PHBS juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, dan paling utama dapat mencegah terjangkitnya penyakit menular.

“Penyakit umum yang kerap terjadi di lingkungan pesantren adalah panu, kurap, kudis atau scabies. Penyakit kulit ini disebabkan oleh tungau, salah satunya akibat tidak menjaga kebersihan kasur dengan malas mengganti sprei atau menjemur kasur secara berkala. Jika ada salah satu santri yang terkena scabies, seharusnya dipindah atau dipisah ke ruangan khusus hingga sembuh. Jika tidak, maka akan dengan mudah menularkan kepada teman lainnya akibat bersentuhan, terkena pakaian, handuk atau bantal,” terang Susi.

Maka dari itu, kata Susi, di setiap pesantren sangat diperlukan kader-kader yang sigap saat dibutuhkan dalam Puskestren. “Inilah gunanya kita berikan sosialisasi  kepada perwakilan guru dan santri yang aktif di Puskestren agar dapat memberikan pertolongan pertama jika ada yang sakit di lingkungan pesantren. Misalkan penanganan pertama saat demam, sesak napas dan lainnya,” tutur Susi.

Ditambahkan, untuk makanan bergizi seimbang perlu dilengkapi dengan mengkonsumsi buah-buahan. Salah satunya pepaya yang mudah ditemui dengan harga terjangkau dan tidak menguras isi kantong. “Makan buah itu tidak harus apel, pepaya juga sangat bagus untuk melancarkan pencernaan. Bagi santri wanita juga sangat dianjurkan minum vitamin penambah darah agar tidak anemia, khususnya saat sedang haid,” pungkas Susi Marlina. [ADV]

Share236Tweet147Send

Konten terkait

Muhammad Adam Resmi Pimpin IKA UIN SUNA Lhokseumawe 2026–2030

16 September 2026

LHOKSEUMAWE — Prof. Danial selaku Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe secara resmi melantik Muhammad Adam sebagai Ketua Ikatan...

Rangkaian Milad ke-800 Aceh Utara Berakhir Sukses

14 September 2026

Aceh Utara — Seluruh rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kabupaten Aceh Utara atau delapan abad Kerajaan Samudera...

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

13 September 2026

ACEH UTARA – Kemeriahan perayaan Milad ke-800 Samudera Pasai (Aceh Utara) sukses menarik perhatian masyarakat luas. Rangkaian kegiatan yang digelar...

Calon Keuchik Nomor 1 Mawardi Usung Gampong Bersih, Transparan, Tanpa KKN

5 September 2026

‎LHOKSEUMAWE — Suasana Meunasah Gampong Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dipadati warga yang hadir untuk menyimak penyampaian visi...

Terbaru

Patroli Dialogis Polsek Muara Satu Sasar Pasar Tradisional, Cegah Gangguan Kamtibmas

28 September 2026

Polsek Samudera Data 81 Warga melalui Aplikasi Perlinsos

28 September 2026

Trending

  • Strong Poin di Depan Pasar Batuphat, Upaya Kepolisian Cegah Macet Menjelang Waktu Berbuka Puasa

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Link Nonton Film Angeli Khang Aktris Imut Asal Filipina Selain LK21

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Hari Libur, Personel Polsek Simpang Keuramat Tetap Pantau Stok Sembako ke Sejumlah Toko Kelontong

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.