Daerah

Warga Buket Sentang Swadaya Atasi Saluran Irigasi Tertimbun Longsor

LHOKSUKON – Ratusan hektare lahan pertanian di Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, terancam produktivitasnya akibat putusnya saluran irigasi di Desa Buket Sentang. Warga setempat memilih bergerak mandiri secara swadaya untuk menormalisasi saluran yang tertimbun material longsor.

Saluran irigasi ini merupakan urat nadi bagi empat gampong, yakni Buket Sentang, Blang Aman, Cot u Sibak, dan Meunasah Reudeup. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 500 hektare (Ha) areal persawahan yang terdampak, di mana Gampong Blang Aman sendiri memiliki luasan mencapai 250 Ha.

 

Geuchik Buket Sentang, Imran, Senin, 6 April 2026 menjelaskan, kerusakan ini dipicu oleh tingginya curah hujan pada November 2025 lalu. Longsor di pinggiran irigasi menyumbat total aliran air ke sawah dan perkebunan warga.

 

“Pasca longsor, warga sempat berupaya mengandalkan air dari parit kebun sawit yang dialirkan ke sawah. Namun hasilnya tidak maksimal. Masyarakat merugi karena padi banyak yang kosong atau kopong,” ujar Imran.

 

Kondisi ini sangat memukul ekonomi warga Buket Sentang yang terdiri dari 70 KK (sekitar 350 jiwa). Seluruh penduduk di desa tersebut menggantungkan hidup sebagai petani sawah dan kebun, tanpa ada yang berprofesi sebagai PNS.

 

Khawatir akan waktu birokrasi yang lama jika menunggu bantuan pemerintah, warga memutuskan untuk melakukan pengerjaan secara mandiri. Pengerjaan dilakukan di tiga titik sepanjang 150 meter menggunakan alat berat excavator.

 

“Sebanyak 15 buah gorong-gorong sayap kiri telah terpasang, dan akan dilanjutkan dengan 10 buah di sayap kanan. Lahan yang kita keruk ini merupakan milik Jamaluddin, salah seorang warga Buket Sentang. Ia merelakan lahan perbukitan miliknya seluas 1 Ha untuk dikeruk demi memperlancar jalur air agar tidak terjadi longsor berulang,” ungkap Imran.

 

Jamaluddin mengaku inisiatif ini diambil karena lahan miliknya sendiri sebelumnya telah hancur akibat longsor. “Sekitar setengah hektar lahan saya yang ditanami duku, pisang, dan durian sudah amblas. Jadi saya inisiatif keruk sisa lahan saya agar tidak terjadi lagi longsor yang menyumbat air,” ungkapnya.

 

Krisis Air Bersih dan Pertanian Hortikultura

 

Selain padi, petani hortikultura yang menanam cabai, kacang panjang, dan semangka juga mengalami krisis air. Selama ini, mereka terpaksa membuat kolam buatan untuk menampung rembesan air sawit guna menyiram kebun.

 

Masalah air di Buket Sentang tidak hanya terbatas pada pertanian. Hingga saat ini, desa tersebut belum tersentuh layanan PDAM. “Selama ini warga mengandalkan sumur bor atau sumur tanpa cincin yang dibuat menyerupai kolam untuk memenuhi kebutuhan air harian. Sementara untuk air minum, rata-rata warga membeli air isi ulang,” jelas Imran

 

Melalui aksi swadaya ini, warga berharap aliran air dapat kembali normal sehingga musim tanam mendatang tidak lagi dihantui risiko gagal panen. [] CUT ISLAMANDA 

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

ACEH UTARA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Elak, Desa Binjee, Kecamatan Nisam, Kabupaten…

21 jam ago

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

ACEH UTARA – Kapolsek Muara Batu Polres Lhokseumawe IPTU Yudira Nugraha, S.H., mengajak para pelajar…

21 jam ago

Polisi Imbau Warga Waspadai Karhutla Usai Kebakaran Ilalang di Batuphat Barat

LHOKSEUMAWE – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla),…

21 jam ago

Polisi Ingatkan Pelajar SMA Negeri 1 Nisam Antara Jauhi Kenakalan Remaja dan Bullying

ACEH UTARA – Kepolisian mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan bullying…

21 jam ago

Polisi Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pelajar SMA Negeri 1 Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Kepolisian mengajak para pelajar untuk membangun kedisiplinan, menjauhi narkoba, serta bersama-sama mencegah bullying…

22 jam ago

Rangkaian Milad ke-800 Aceh Utara Berakhir Sukses

Aceh Utara — Seluruh rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kabupaten Aceh Utara…

1 hari ago