Banjir Aceh Utara. (FOTO : Raja EB)
ACEH UTARA – Tingginya itensitas hujan di kawasan Aceh Utara, sejak Selasa (5/9/2023) sekira pukul 07.00 WIB, mengakibatkan 21 Gampong dari 8 kecamatan terendam banjir. Bahkan, dampak banjir juga mengakibatkan sebanyak 1672 jiwa atau 528 KK mengungsi.
Kalaksa BPBD Aceh Utara Asnawi, mengatakan banjir melanda kawasan tersebut akibat luapan air dari beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS). Di antaranya, DAS Krueng Pase, Krueng Pirak, Krueng Keuruto, dan Krueng Peto.
“Dari pendataan sementara tim TRC BPBD delapan kecamatan di Aceh Utara terdampak,” kata Asnawi.
Adapun kawasan terdampak, yakni Kecamatan Samudera terdampak 10 desa, sementara Kecamatan Pirak Timu tiga desa terdampak. Kemudian di Kecamatan Lhoksukon terdampak dua desa, lalu di Kecamatan Tanah Luas sebanyak dua desa.
“Sementara di Kecamatan Matangkuli, Syamtalira Aron, Cot Girek, dan Geureudong Pase masing-masing satu desa yang terdampak,” jelas Asnawi.
Asnawi menambahkan, di Kecamatan Samudera terdapat warga di empat desa mengungsi. Ketinggian air di kawasan tersebut sekitar satu meter lebih.
“Sejauh ini belum ada korban jiwa, dam tim TRC BPBD Aceh Utara masih melakukan pendataan terkait kawasan terdampak banjir,” imbuhya. []
LHOKSEUMAWE - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lhokseumawe terus mengedepankan upaya pencegahan dini terhadap…
LHOKSEUMAWE - Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan bakti kesehatan (Baktikes) sebagai…
LHOKSEUMAWE - Pemerintah Gampong Meunasah Mesjid menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres…
LHOKSEUEMAWE - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan pasca bencana banjir, personel Polres Lhokseumawe bersama…
LHOKSEUMAWE - Dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Blang Mangat…
ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan bantuan berupa tenda dan tangki air kepada…