JAKARTA – Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkoba dengan mastermind bernama Fredy Pratama. Salah satu yang terlibat dalam jaringan tersebut adalah seorang selebgram Palembang berinisial APS.
Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helmy Santika menjelaskan, awal mula terungkapnya keterlibatan APS berawal dari pemeriksaan suaminya K. Penyidik memeriksa K yang merupakan tahanan kasus narkoba di Nusakambangan untuk melakukan pengembangan.
“Dibawa ke Lampung terus mengaku tersangka APS menikmati hasil penjualan,” jelas Kapolda Lampung dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (12/9/2023).
Ditambahkan Kapolda Lampung, selebgram APS memang dikenal sebagai Ratu Narkoba. Penyidik pun menyita 13 mobil mewah, perhiasan, barang branded, satu Alfamart, dan empat rumah dari tersangka tersebut.
“Kami tidak berhenti, jadi kalau ternyata ditemukan ada hal lainnya, Insya Allah akan kami tindak lanjuti,” ungkap Kapolda.
Sebagai informasi, jaringan Fredy Pratama tidak hanya disangkakan pasal peredaran narkoba, tetapi juga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Penyidik menyita aset mencapai Rp10,5 triliun. Sedangkan, barang bukti sitaan narkoba terdiri dari 10,2 ton sabu dan 116.346 ekstasi.
Terdapat 408 laporan terkait jaringan ini dengan total tersangka 884. Sembilan di antara tersangka tersebut dikenakan pasal TPPU.[]
LHOKSEUMAWE – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe kembali mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis Presisi sebagai upaya preventif…
LHOKSEUMAWE – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan Patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif untuk mencegah…
LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Muara Satu, Polres Lhokseumawe, melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan…
LHOKSEUMAWE – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis di…
LHOKSEUMAWE – Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe merespons cepat laporan masyarakat terkait adanya aktivitas sekelompok…
ACEH UTARA - Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Aceh Utara menghimpun berbagai pemangku kepentingan dalam…