Daerah

Kondisi Tidak Sehat, Kejari Aceh Utara Tunda Eksekusi Fathullah Badli

Kejari akan terus memantau perkembangan kesehatan yang bersangkutan

ACEH UTARA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara menegaskan bahwa Fathullah Badli, terpidana kasus korupsi pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai, akan langsung dieksekusi setelah kondisinya dinyatakan sehat. Saat ini, eksekusi pidana harus ditunda karena kondisi kesehatan terpidana yang tidak memungkinkan.

Fathullah Badli dijatuhi vonis enam tahun penjara oleh Mahkamah Agung RI berdasarkan Putusan Nomor 4907K/Pid.Sus/2024 tanggal 16 Desember 2024. Selain hukuman penjara, ia juga dikenakan denda Rp400 juta serta wajib membayar uang pengganti sebesar Rp254.297.455.

Namun, saat akan dieksekusi di Lhoksukon pada Senin (10/3), pihak keluarga menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan dari Rumah Sakit Sakinah Lhokseumawe. Surat tersebut, yang ditandatangani oleh dr. Mufrizal, Sp.B, menyatakan bahwa Fathullah Badli mengalami pergeseran lutut kanan (patella), fraktur tubercle fibula, serta hipertensi dengan tekanan darah 200/145 mmHg.

Untuk memastikan kebenaran kondisi tersebut, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama tim medis dari Puskesmas Syamtalira Bayu melakukan pemeriksaan langsung di tempat perawatan terpidana. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Fathullah Badli memang dalam kondisi tidak sehat dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Sebelumnya, kasus ini menjadi perhatian publik setelah media massa melaporkan bahwa proyek pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Banyak bagian pekerjaan yang tidak dikerjakan, sehingga kondisi bangunan tidak kokoh. Akibatnya, negara mengalami kerugian hingga Rp44,7 miliar.

Kejari Aceh Utara menegaskan akan terus memantau perkembangan kesehatan Fathullah Badli. Begitu kondisinya pulih dan memungkinkan untuk dieksekusi, proses hukum akan segera dijalankan tanpa penundaan.

Kasus korupsi ini mendapat sorotan luas, mengingat monumen tersebut seharusnya menjadi simbol sejarah Islam di Aceh. Kejaksaan memastikan tidak ada celah bagi terpidana untuk menghindari eksekusi dan menegaskan komitmen mereka dalam menegakkan hukum secara adil.

Berikut keterangan lengkap nama-nama terpidana pada kasus Monumen Islam Samudera Pasai tersebut:

  1. Fathullah Badli (Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata /Kebudayaan Pemkab Aceh Utara tahun 2012-2016). Divonis 6 tahun penjara, denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan, serta uang pengganti Rp 254 juta.
  2. Nurliana (Pejabat Pembuat Komitmen konstruksi Monumen Islam Samudera Pasai Aceh Utara tahun anggaran 2012-2017. Dihukum 6 tahun penjara, denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 254 juta.
  3. Poniem (Direktur CV Sarena Consultant). Dihukum 4 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 915 juta.
  4. T Reza Felanda (Direktur PT Perdana Nuansa Moely). Dihukum 7 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 18,1 miliar.
  5. T Maimun selaku (Direktur PT Lamkaruna Yachmoon). Dihukum 7 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 25,1 miliar.

CUT ISLAMANDA

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

DPC PKB Aceh Utara Gandeng Teuku Kemal Fasya, Kupas Tuntas Sosialisme Islam

ACEH UTARA — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Utara bersiap…

5 jam ago

Cegah Kriminalitas Malam Hari, Polsek Muara Batu Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan

ACEH UTARA – Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Muara Batu…

7 jam ago

Patroli Malam dan Sosialisasi Cegah Karhutla, Polsek Meurah Mulia Sambangi Sejumlah Gampong

ACEH UTARA – Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan…

7 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Blang Mangat Intensifkan Patroli Malam dan Sambangi Warga

LHOKSEUMAWE – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Blang…

8 jam ago

Banjir Telah Berlalu, Kepedulian Tetap Mengalir : Kapolres Lhokseumawe Antar Kursi Roda untuk Dua Lansia di Sawang

ACEH UTARA – Bagi sebagian orang, bencana mungkin telah berlalu bersama surutnya air bah. Namun,…

8 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Personel dan Pengunjung di Lingkungan Polri

Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menegaskan larangan penggunaan rokok…

9 jam ago