Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Menulis dengan pikiran atau pakai hasil kerja AI?

CUT ISLAMANDA by CUT ISLAMANDA
9 April 2026
in Opini
A A

Oleh: Mukhlis Azmi

Kehadiran kecerdasan buatan atau yang lebih populer disebut AI (artificial intelligence), akhir-akhir ini benar-benar mengubah banyak hal, seperti cara manusia bekerja, berkarya atau belajar. Dalam dunia kepenulisan, saya melihat orang-orang di sekeliling bisa membuat esai, artikel atau produk jurnalistik, bahkan karya ilmiah cuma dengan langkah sederhana, dan hasilnya keluar cepat sekali, sehingga memunculkan pertanyaan, apakah boleh pakai AI untuk karya tulis seperti itu?

Sebagian orang tidak setuju pakai AI. Menurut mereka, menulis itu soal berpikir sendiri, menyusun argumen dari data yang diolah, dan merefleksikan ide-ide. Kalau AI yang ngurus semuanya, rasanya seperti kita cuma copy-paste dari mesin, tanpa benar-benar mikir. Kekhawatiran ini masuk akal, karena kalau terbiasa instan, nanti kemampuan kritis atau kreatif bisa hilang pelan-pelan. Orang mungkin lebih suka minta AI ringkas buku daripada baca sendiri, dan itu bisa jadi masalah jangka panjang.

Baca juga

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

Tapi, sebagian orang juga beranggapan menolak AI sepenuhnya juga tidak realistis. Lihat saja sejarah, dulu pas mesin tik muncul, orang-orang takut keterampilan tulis tangan akan hilang, atau ketika komputer muncul, katanya manusia bakal ketergantungan. Nyatanya, justru bikin kita lebih produktif. AI kemungkinan juga sama, bisa jadi alat bantu untuk cari ide awal atau memperbaiki kalimat. Saya pikir, yang penting bagaimana cara pemakaiannya, bukan berasumsi manusia lawan mesin.

Kemudian, masalah yang sering kabur adalah garis batas antara “membantu” dan “menggantikan”. Kalau seorang penulis serahkan semua ke AI tanpa berpikir, maka tulisannya jadi bukan milik pribadi, lebih seperti hasil algoritma. Di sekolah atau kampus, ini bisa dianggap curang, hampir seperti plagiarisme. Lalu soal transparansi, apakah harus bilang kalau pakai AI? Banyak lembaga pendidikan sekarang mulai membuat aturan. Boleh pakai asal disertai dengan pengakuan. Itu penting buat menjaga kejujuran akademik sekaligus memberikan konteks bagi pembaca.

Di luar akademik, seperti di media dan kepenulisan profesional, AI bisa bikin kreativitas penulis hilang. Pembaca mau perspektif pribadi, dari pengalaman, bukan yang rata-rata dari data AI. Kalau semua pakai AI, tulisan bisa jadi mirip-mirip, tidak ada keunikan atau khas. Keberagaman ide itu yang bikin literasi kaya, dan mesin tak selalu bisa meniru itu. AI tidak punya kesadaran atau moral, semuanya balik lagi ke manusia yang pakai.

Integritas penulis jadi kuncinya. Apakah AI dipakai untuk menambah pemikiran, atau cuma malas mikir? Harus verifikasi dan edit sendiri, bukan langsung terima. Dunia pendidikan seharusnya mengajarkan ini, bukan melarangnya mentah-mentah. Siswa perlu tahu AI bisa mempercepat riset, tapi tidak dapat mengganti pemahaman mendalam atau pikiran unik manusia. Saya rasa, itu yang bikin beda.

Pada akhirnya, pertanyaan “menulis dengan pikiran atau pakai hasil kerja AI?” kurang tepat, karena manusia tidak mampu membendung kemajuan teknologi dan hakikatnya manusia itu berpikir. Pertanyaan lebih tepat adalah “bijakkah manusia menggunakan AI?”. Maka tergantung konteks dan cara. Bisa jadi mitra dan alat bantu yang bagus kalau bijak, tapi bisa rusak proses menulis kalau tidak bijak dalam menggunakannya. Menulis itu manusiawi, ada keraguan, refleksi dan pencarian. Kalau AI menghilangkan itu, yang rugi bukan cuma tulisan, tapi cara kita berpikir. Pilihan ada di tangan kita sebagai penulis, bijak atau tidak.

Penulis adalah Guru SMKS Ulumuddin Lhokseumawe

Share240Tweet150Send

Konten terkait

JKA dan Arah Politik Anggaran Gubernur Aceh: Siapa yang Diprioritaskan?

20 April 2026

Oleh: Sofyan, S.Sos Penghentian sementara JKA membuka satu fakta yang tak bisa lagi ditutup: ketika kesehatan rakyat dikorbankan, yang sedang...

Ilmu Tanpa Akal: Akar Korupsi Dalam Perspektif Tafsir Al-Qur’an

20 Juli 2025

Paradoks Ilmu Dan Korupsi Di Era Modern Indonesia sebagai negara berkembang, menghadapi tantangan besar dalam upaya pembangunan, salah satunya adalah...

Pemimpin Yang Adil Wujudkan kedamaian Dalam Kehidupan 

29 Juni 2024

Pemimpin dalam Islam diharapkan memiliki sifat-sifat mulia yang tercermin dalam tindakan dan sikap mereka sehari-hari. Salah satunya yaitu adil, yang...

Kriteria Utama Pemimpin Sesuai Tuntunan Al-Qur’an

27 Juni 2024

Al-Qur’an merupakan salah satu kitab suci keagamaan yang ada di dunia dan merupakan satu satunya kitab suci umat islam, sebagai...

Terbaru

Polisi Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan Usai Laka di Jalan Elak Nisam

15 September 2026

Kapolsek Muara Batu Ingatkan Pelajar Jaga Etika dan Tertib Berlalu Lintas

15 September 2026

Trending

  • Lebih Dekat dengan Rakyat, BGN Bagikan Paket Sayur dan Edukasi Gizi di Semarak HUT ke-800 Aceh Utara

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bergenre Erotis, Film Virgin Forest Kisah Fotografer Ditugaskan ke Hutan dan Bertemu Wanita Terperangkap di Rumah Bordil

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Ekonomi Lokal Terancam, Warga Minta Program MBG Tetap Dikelola SPPG Yayasan

    586 shares
    Share 234 Tweet 147
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.