Aceh Utara – Dedikasi tanpa batas terus ditunjukkan oleh satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Satbrimob Polda Kaltim yang tengah menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh. Pada Kamis (22/01/2026), di bawah pimpinan Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., personel baret biru ini melaksanakan rangkaian aksi kemanusiaan di beberapa titik krusial. Kegiatan dimulai dengan pembersihan material lumpur di Kantor Pusat Kegiatan Guru (PKG) Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan fasilitas penunjang bagi para pendidik agar aktivitas koordinasi pendidikan di wilayah tersebut dapat segera kembali normal pasca-terdampak bencana.
Pergerakan tim berlanjut ke Desa Riseh Tunon, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, di mana personel dihadapkan pada tantangan infrastruktur yang terputus. Dengan sigap, personel Brimob Kaltim bahu-membahu membangun jembatan darurat guna menyambung kembali akses transportasi warga yang sempat terisolasi. Selain pengerjaan fisik, para personel juga turun langsung membantu warga yang melakukan penyeberangan untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di area yang masih rawan. Di tempat berbeda, sebanyak lima personel yang dipimpin oleh Ipda Ayub Syawal, S.A.P. fokus melaksanakan verifikasi data pengungsi di wilayah Kecamatan Muara Satu dan Dewantara, guna memastikan akurasi data dalam penyaluran bantuan logistik selanjutnya.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi mobilitas tinggi dan kerja keras personelnya yang mampu menjalankan tugas multidimensi secara simultan di lapangan. Beliau menegaskan bahwa keberadaan Brimob Kaltim di Aceh Utara adalah representasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. “Misi kami di Aceh mencakup pemulihan infrastruktur sekaligus pendataan yang akurat. Baik itu membersihkan kantor guru, membangun jembatan, maupun verifikasi data pengungsi, semuanya bermuara pada satu tujuan: meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dengan solusi yang cepat dan tepat sasaran,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai berpesan agar seluruh personel tetap mengedepankan sisi humanis dan menjaga stamina di tengah medan tugas yang menantang. Beliau menekankan bahwa sinergi yang terjalin antara personel Kaltim dan warga Aceh merupakan simbol kekuatan persatuan bangsa. “Jadikan setiap peluh yang menetes dalam membangun jembatan dan membantu warga sebagai ibadah dan bukti loyalitas kita kepada negara. Teruslah hadir sebagai pelindung yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di mana pun kalian ditugaskan. Jaga nama baik kesatuan dan tetap semangat. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.








