Aceh Utara — Tidak ada istilah hari libur dalam tugas kemanusiaan. Hal inilah yang ditunjukkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H dengan turun langsung memimpin kegiatan pembersihan sekolah terdampak banjir di Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (4/1/2026).
Meski dilaksanakan di hari libur, Kapolres bersama jajaran Polres Lhokseumawe, Polsek Muara Batu, serta BKO Brimob Polda Kaltim tetap bahu-membahu membersihkan lumpur yang menggenangi SD Negeri 8 Muara Batu dan TK Pertiwi Muara Batu.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal. Dalam kegiatan tersebut, Polres Lhokseumawe mengerahkan satu unit mobil Water Cannon (AWC), satu unit mobil tangki air, satu unit dump truk, serta peralatan korve lainnya untuk membersihkan seluruh area sekolah, mulai dari halaman, lorong, hingga ruang-ruang kelas yang terdampak lumpur banjir.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas pascabanjir, karena sekolah memiliki peran penting dalam membangun masa depan anak-anak.
“Tidak ada hari libur dalam tugas kemanusiaan. Kami ingin memastikan sekolah segera bersih dan dapat difungsikan kembali, sehingga anak-anak bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.E., M.M, Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H, para pejabat utama Polres Lhokseumawe, personel Brimob Polda Kaltim, serta dewan guru SD Negeri 8 Muara Batu.
Berkat kerja sama seluruh pihak, ruang kelas telah dapat digunakan kembali, lumpur berhasil diangkat dari lingkungan sekolah, sampah dan buku-buku yang rusak akibat banjir dikumpulkan untuk dibuang ke TPA, serta akses lorong sekolah kembali bersih dan aman.







