Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Lima Nelayan yang Terdampar di Kepulauan Aru, Tiba di Aceh

MA by MA
23 Agustus 2025
in Daerah
A A

Baca juga

AOCC Berikan Pendampingan Psikososial Bagi Anak Korban Banjir di Aceh Utara

20 Januari 2026

Kapolres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis bagi Pengungsi Banjir di Riseh Tunong

20 Januari 2026
Aceh Timur : Tangis keluarga pecah di Pendopo Idi, Sabtu (23/8/2025), ketika lima pemuda Aceh yang sempat terdampar di Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya pulang ke kampung halaman.
Mereka bukan sekadar nelayan yang pulang dari rantau, melainkan penyintas dari pengalaman pahit berbulan-bulan bekerja tanpa kontrak, diperlakukan tidak manusiawi di kapal penangkap cumi, hingga nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky sendiri pun, menyambut kepulangan lima pemuda Aceh yang terdampar di Kepulauan Aru, Maluku pada (6/8/2025) lalu.
Kelima  nelayan itu adalah Osama (23) dan Ahyatul Kamal (22) warga Kecamatan Birem Bayem, Mohamad Azhar (22) warga Kecamatan Rantau Selamat, serta Abdul Asis (20) dan Ahmad Idrus(20) keduanya merupakan warga Kabupaten Aceh Tamiang.
Tiga dari mereka yang dari Aceh Timur telah ditunggu oleh sanak saudara sejak Sabtu pagi. Sementara dua dari Aceh Tamiang kabarnya juga bakal disambut oleh Bupati Aceh Tamiang dan keluarga mereka disana.
Dalam wawancara dengan awak media, Bupati Al-Farlaky menjelaskan, kelima nelayan tersebut awalnya berangkat dari Tanjung Priok menuju Merauke, Papua, menggunakan kapal penangkap cumi.
Namun, ketika tiba di perairan Kepulauan Aru, mereka memilih melompat ke laut sejauh sekitar delapan mil dari bibir pantai karena keterangan para korban tidak tahan dengan perlakuan tidak manusiawi di atas kapal.
“Mereka sempat terpisah, namun akhirnya diselamatkan oleh nelayan dari dua desa. Setelah itu ditampung di rumah salah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Rudi. Keluarga mereka kemudian melapor kepada saya bahwa anak-anaknya hilang. Beruntung, salah satu dari mereka sempat mengirim titik koordinat melalui WA ke keluarganya di Rantau Selamat,” ungkap Al-Farlaky.
Dari titik koordinat itu, Bupati berkoordinasi dengan ajudannya dan juga Bupati Kepulauan Aru hingga akhirnya kelima nelayan Aceh ditemukan. Mereka kemudian dikumpulkan di satu lokasi, dan proses pemulangan difasilitasi oleh pemerintah.
“Biaya keberangkatan dari Kepulauan Aru ke Tanjung Priok kita bantu melalui Dinas Sosial Aceh Timur. Sesampainya di Jakarta, mereka ditangani pihak terkait, sebelum dipulangkan ke Aceh dengan biaya transportasi yang ditanggung Dinas Sosial Aceh. Ini hasil kolaborasi antar-pemerintah untuk memastikan mereka bisa kembali dengan selamat,” jelas Al- Farlaky seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil membantu pemulangan 5 putra Aceh ini.
Bupati Al-Farlaky juga mengingatkan agar pemuda Aceh tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar daerah yang menjanjikan gaji besar, tetapi justru menjerumuskan.
Fasilitas dasar pun tidak diberikan. Untuk sikat gigi mereka pakai air asin, makan hanya dua kali sehari, tanpa makan siang. Kondisi seperti ini jelas sangat berat. Karena itu saya mengimbau anak-anak muda Aceh Timur agar tidak mudah terbujuk janji-janji manis. Di Aceh juga banyak peluang kerja yang bisa digarap, tergantung kemauan kita,” tegas Al- Farlaky.
Pengakuan Nelayan Aceh: Bertahan dengan Air Asin hingga  Melompat ke Laut
Azis, salah satu dari lima nelayan Aceh yang terdampar di Kepulauan Aru, Maluku, mengungkapkan pengalaman pahitnya selama bekerja di kapal penangkap cumi yang berangkat dari Tanjung Priok menuju Merauke, Papua.
Azis mengaku awalnya mereka dijanjikan pekerjaan dengan kontrak 10 bulan dan gaji yang dianggap cukup menjanjikan. Namun, kenyataannya jauh berbeda dari harapan.
“Kami tidak pernah menandatangani kontrak apa pun, hanya diberi janji manis. Fasilitas yang dijanjikan juga tidak pernah ada,” ujarnya.
Selama di kapal, para ABK baru perlakukan tidak manusiawi. Mereka hanya diberi makan dua kali sehari, meskipun persediaan makanan di kapal sebenarnya cukup.
“Untuk sikat gigi saja kami pakai air asin. Air tawar yang ada di kapal tidak boleh kami gunakan, bahkan mandi pun paling hanya seminggu sekali. Kalau ketahuan pakai air tawar, kami dimarahi,” tambahnya.
Selain kekurangan makanan dan air, mereka juga kerap mendapat tekanan, hinaan, bahkan kekerasan dari ABK lama. Gaji yang dijanjikan pun tidak jelas. “Katanya untuk koki Rp50 ribu sehari, ABK Rp35 ribu, dan tukang mesin Rp75 ribu. Tapi kenyataannya tidak sesuai,” ungkap Azis.
Dalam kondisi tertekan, mereka akhirnya bertekad melompat dari kapal saat berada di perairan Kepulauan Aru pada pagi hari. Dengan membawa pelampung seadanya, mereka berenang sekitar sembilan jam.
“Kami sempat terpisah jarak 200 meter di laut, salah satu teman bahkan hampir tenggelam karena lemas. Tapi kami tetap saling menyemangati dan berdoa agar diselamatkan,” tutur Azis dengan suara bergetar.
Azis juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, yang ikut turun tangan membantu proses pencarian hingga pemulangan mereka.
“Kami tidak tahu harus berharap kepada siapa, tapi Alhamdulillah Allah menolong kami melalui bantuan Pak Bupati dan jajarannya. Kami sangat berterima kasih,” ucapnya.
Sumber : https://rri.co.id/
Share234Tweet146Send

Konten terkait

AOCC Berikan Pendampingan Psikososial Bagi Anak Korban Banjir di Aceh Utara

20 Januari 2026

ACEH UTARA - Lembaga Aceh Orphan Center for Children (AOCC) memberikan pendampingan psikososial melalui program "Trauma Healing" bagi puluhan anak...

Trauma di Balik Surutnya Air: Bagaimana Anak-anak Aceh Utara Bangkit dari Ketakutan Pasca-banjir

18 Januari 2026

ACEH UTARA – Di sebuah sudut Desa Buket Padang, gelak tawa anak-anak mulai terdengar memecah keheningan pasca-banjir yang merendam pemukiman...

Banjir Aceh Utara: Aliansi Pers soroti risiko warga ‘terabaikan’ akibat data yang tak sinkron

18 Januari 2026

RINGKASAN BERITA : Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh menyoroti risiko diskriminasi bantuan terhadap korban banjir dan longsor di Aceh...

Vinca Farm Berhasil Panenkan 2 Hektar Jagung Pipil Pasca Banjir Aceh Melanda

13 Januari 2026

LHOKSEUMAWE - Pimpinan Vinca Farm, Azhari, mengajak masyarakat Kota Lhokseumawe untuk mulai menggiatkan budidaya jagung pipil sebagai langkah strategis dalam...

Terbaru

AOCC Berikan Pendampingan Psikososial Bagi Anak Korban Banjir di Aceh Utara

20 Januari 2026

Kapolres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis bagi Pengungsi Banjir di Riseh Tunong

20 Januari 2026

Trending

  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Kapolres Lhokseumawe Beri Penghargaan kepada Aipda Maulizar, Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Warga Terjebak Banjir

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1896 shares
    Share 758 Tweet 474
  • Selain Tuhog dan Tayuan, Ini Film Vivamax yang Tidak Kalah Menarik Untuk Ditonton

    656 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Film Sugar Baby 2023, Alur Cerita Perjuangan Azi Acosta yang Dibumbui Adegan Ranjang

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor