Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Satgas Pangan Sita 132 Ton Beras Oplosan Produksi PT Food Station

MA by MA
2 Agustus 2025
in HUKUM, News
A A

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menyita sebanyak 132,65 ton beras produksi PT Food Station (FS) karena tidak memenuhi standar mutu dan kualitas. Seluruh beras yang disita diklaim sebagai beras bermutu premium.

“Barang bukti yang disita terdiri dari beras kemasan 5 kilogram berbagai merek beras premium produksi PT FS sebanyak 127,3 ton, dan kemasan 2,5 kilogram sebanyak 5,35 ton,” ujar Dirtipideksus sekaligus Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Helfi Assegaf, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/8/2025).

Baca juga

Polisi Masih Cari Bukti Pengoplosan PT SY dan PIM

2 Agustus 2025

Menjelang Ramadhan, Satgas Pangan Polri Pastikan Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil

20 Februari 2025

Selain itu, penyidik juga menyita berbagai dokumen pendukung, seperti hasil produksi, dokumen maintenance, legalitas perusahaan, izin edar, sertifikat merek, standar operasional prosedur, serta dokumen pengendalian mutu produk dan proses.

Hasil uji laboratorium Kementerian Pertanian terhadap empat merek, Setra Ramos Biru, Setra Ramos Merah, Setra Pulen, dan Setra Wangi, menunjukkan sampel tidak sesuai dengan standar mutu beras premium berdasarkan SNI 6128:2020, Peraturan Menteri Pertanian No. 31 Tahun 2017, dan Peraturan Badan Pangan Nasional No. 2 Tahun 2023.

Dalam penyidikan, ditemukan bahwa PT FS memproduksi dan memperdagangkan beras premium yang tidak sesuai standar mutu. Penyidik menggeledah kantor dan gudang PT FS di Cipinang, Jakarta Timur, dan Subang, Jawa Barat, serta menguji sampel dari pasar tradisional dan modern melalui laboratorium resmi.

Penyidik juga menemukan instruksi kerja internal PT FS yang mengatur standar mutu tanpa mempertimbangkan penurunan kualitas selama proses distribusi. Selain itu, terdapat notulen rapat tertanggal 17 Juli 2025 yang berisi instruksi untuk menurunkan kadar beras patah dari 14–15 persen menjadi 12 persen, sebagai respons atas pengumuman investigasi Menteri Pertanian.

Berdasarkan temuan tersebut, penyidik menetapkan tiga tersangka, yakni Direktur Utama PT FS Karyawan Gunarso (KG), Direktur Operasional Ronny Lisapaly (RL), dan Kepala Seksi Quality Control berinisial RP. Mereka dijerat dengan Pasal 62 juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a dan f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Ancaman hukuman dalam UU Perlindungan Konsumen mencapai 5 tahun penjara dan denda Rp2 miliar, sementara hukuman dalam UU TPPU mencapai 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Tags: beras oplosansatgas pangan
Share234Tweet147Send

Konten terkait

Kapolres Lhokseumawe dan Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Ujung Pacu

25 Januari 2026

LHOKSEUMAWE - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Kapolres Lhokseumawe bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lhokseumawe menyalurkan bantuan...

Patroli Dialogis Polsek Syamtalira Bayu Cegah Guantibmas di Wilayah Hukum Polres Lhokseumawe

25 Januari 2026

ACEH UTARA - Dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Syamtalira Bayu Polres Lhokseumawe melaksanakan...

Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Gelar Patroli Dialogis di Pesisir Pusong Baru

25 Januari 2026

LHOKSEUMAWE - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Pol...

Ketika Lumpur Disingkirkan, Harapan Guru Kembali Dihidupkan

25 Januari 2026

Aceh Utarar - Suasana Kantor Pusat Kegiatan Guru (UPTD) tak lagi sunyi. Sisa lumpur banjir masih menempel di lantai, dinding,...

Terbaru

Kapolres Lhokseumawe dan Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Ujung Pacu

25 Januari 2026

Patroli Dialogis Polsek Syamtalira Bayu Cegah Guantibmas di Wilayah Hukum Polres Lhokseumawe

25 Januari 2026

Trending

  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1900 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Main Judi Online Slot Mahjong, Dua Pria Diamankan Polisi di Terminal Mongeudong

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • Jenazah perempuan korban banjir Aceh Utara ditemukan di perkebunan

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Link Nonton Film Angeli Khang Aktris Imut Asal Filipina Selain LK21

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2024 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor