Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Indeks
Siber Nusantara
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Featured
No Result
View All Result
Siber Nusantara
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

Jadi Korban Mafia Tanah, Pemkab Bantul Siap Bantu Mbah Tupon

NT by NT
29 April 2025
in Nasional
A A

Bantul: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberikan bantuan hukum kepada Mbah Tupon warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Pria 68 tahun tersebut diketahui diduga kuat menjadi korban mafia tanah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah terkait kasus tersebut. Pemkab Bantul pun telah mengutus staf di lingkungannya beserta Lurah, untuk mendatangi kediaman Tupon.

Baca juga

No Content Available

“Kami sudah mengutus staf dan lurah untuk berkomunikasi komunikasi dengan Pak Tupon. Yang intinya Pemda itu berkomitmen untuk memberikan advokasi atau pendampingan hukum kepada Pak Tupon,” ucapnya kepada awak media, Minggu (27/4/2025).

Hermawan menambahkan, pihaknya segera menyiapkan pengacara apabila Tupon berkenan. Pengacara tersebut nantinya akan mengawal kasus Tupon hingga tuntas.

“Jika nanti beliau berkenan didampingi dari Pemkab, akan kami siapkan pengacara untuk mendampingi permasalahan Pak Tupon ini sampai selesai. Dan tidak dipungut biaya sama sekali,” ujarnya.

Hal itu lanjut Hermawan, dilakukan agar Mbah Tupon mendapatkan kembali hak-haknya sebagai masyarakat. Apalagi, kondisinya yang tidak bisa baca tulis dimanfaatkan oleh seseorang untuk mengambil alih lahannya.

“Jadi komitmen Pemkab mendampingi beliau untuk mendapatkan perlakuan yang adil sesuai dengan hak-hak beliau,” ucapnya menambahkan.

Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Bebagai dukungan baik secara langsung maupun lewat sosial media, menunjukkan betapa tingginya tingkat kepedulian warga.

 

Korban mafia tanah

Diberitakan sebelumnya, nasib tragis menimpa Tupon (68) warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, yang terancam kehilangan ribuan meter lahan miliknya. Tupon diduga ditipu oleh mafia tanah yang memanfaatkan kondisinya yang buta huruf.

Anak sulung Tupon, Heri Setiawan (30) mengatakan, peristiwa itu berawal ketika ayahnya hendak menjual sebagian tanah seluas 2.103 meter persegi tersebut. Tupon kemudian menjual tanah seluas 298 meter persegi kepada tetangganya yang berinisial BR.

“Tanah yang dibeli BR (298) dibayar dengan cara dicicil. Nah, sisanya seluas 1.655 meter itu bapak ditawari untuk dipecah menjadi empat, dengan nama bapak dan ketiga anaknya. Pak BR yang menawarkan itu dan janjinya biaya pecah sertifikat ditanggung BR,” kata Heri.

Atas tawaran tersebut, Tupon pun setuju dan menyerahkan sertifikat tanah kepada BR. Sekian lama berlalu, sertifikat yang dijanjikan pun tak kunjung didapatkan.

“Pada Maret 2024, sejumlah orang yang mengaku dari pihak bank kami untuk memasang penanda bahwa tanah tersebut dalam sengketa. Sertifikat tanah milik bapak (1.655 meter) justru beralih atas nama IF. Padahal kami sekeluarga tidak mengenal siapa itu IF,” ucapnya.

Heri menambahkan, tanah dan bangunan tersebut juga telah dijadikan agunan oleh IF dengan nilai Rp1,5 miliar. Pihak bank pun menyebut bahwa tanah itu sudah masuk lelang tahap pertama.

sumber:rri.co.id

Tags: mbah tupon
Share234Tweet147Send

Konten terkait

Mahasiswa UTM, KKNT Olah Lumpur Banjir Jadi Batu Bata di Paya Rabo Lhok

30 Januari 2026

Aceh Utara — Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM).melaksanakan kegiatan pengolahan lumpur sisa banjir menjadi...

Konsorsium PTN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh

29 Januari 2026

Aceh Utara - Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana menyalurkan bantuan kemanusiaan ke dua provinsi terdampak banjir akibat badai siklon,...

Dari Data ke Narasi: Mengemas Peran UMKM dalam Perekonomian Daerah di Era Digital

7 Januari 2026

Di tengah arus informasi secara digital yang terjadi secara cepat, telah ikut menciptakan dinamika perekonomian secara global pula. Sektor usaha...

Ratusan warga ‘serbu’ rumah jurnalis Jamal untuk Ambil Bantuan, “Kami sangat terbantu”

22 Desember 2025

ACEH UTARA — Ratusan warga korban bencana banjir bandang menyerbu rumah milik jurnalis Jamaluddin Idris alias Jamal di Dusun Peut...

Terbaru

Keluarga Besar CV. Hafiza Gelar Buka Puasa Bersama di Lhokseumawe

19 Maret 2026

Patroli Polsek Sawang Cek Jembatan Baiyle, Warga Diimbau Waspada dan Batasi Muatan Kendaraan

19 Maret 2026

Trending

  • Pererat Silaturahmi, Tim Redaksi Siber Nusantara Gelar Buka Puasa Bersama di Lhokseumawe

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • Nonton Film Tuhog 2023, Kisah Perselingkuhan Seorang Istri Tentara dengan Ayah Mertua

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Nonton dan Download Film Tuhog 2023: Suami Bertugas, Apple Dy Digoyang Mertua

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
  • “Sugar Baby” 2023, Film Filipina Mengisahkan Perjalanan Wanita Cantik Azi Acosta Menghidupi Keluarga

    1919 shares
    Share 768 Tweet 480
  • Selain Tuhog dan Tayuan, Ini Film Vivamax yang Tidak Kalah Menarik Untuk Ditonton

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
Siber Nusantara

Media Siber Nusantara mengabarkan informasi ke genggaman Anda.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Featured

© 2026 Siber Nusantara - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.