Nasional

Wartawan Dianiaya 4 Oknum TNI AL, Danlanal Minta Maaf

Jawa Timur – Komandan Pangkalan Angkatan Laut Batuporon Letkol Laut Imam Ibnu Hajar menyampaikan permintaan maaf atas kasus penganiayaan oleh empat oknum anggota TNI AL kepada wartawan bernama Erfandi di Pos Pelabuhan Kalianget pada 29 Juli 2023.

“Saya atas nama Letkol Laut Imam Ibnu Hajar selaku Komandan TNI AL meminta maaf dengan tulus sepenuh hati kepada rekan-rekan wartawan atas kejadian yang menimpa saudara Erfandi,” katanya dalam rekaman pernyataan video yang diterima media di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis malam.

Saat menyampaikan permintaan maaf itu, Imam Ibnu Hajar didampingi oleh wartawan yang menjadi korban penganiayaan, Erfandi, dan penasihat hukum korban, Sulaisi Abdurrazak.

Selain menyampaikan permintaan maaf, Danlanal Imam Ibnu Hajar juga berjanji akan memenuhi tuntutan korban dan pengacara korban, yakni melakukan mutasi keempat oknum anggota TNI AL yang melakukan penganiayaan.

“Kami juga akan memenuhi tuntutan memutasi keluar dari Madura,” kata Imam seperti rilis yang disampaikan melalui rekaman video berdurasi 1 menit 19 detik itu.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Komandan Kodim 0827 Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahard yang telah membantu mediasi kasus antara oknum TNI AL dan wartawan Sumenep itu.

Sebelumnya, wartawan media daring bernama Erfandi itu dianiaya lalu dirampas barang-barang seperti dompet dan telepon seluler, serta dipaksa merayap di tanah.

Penyebabnya, wartawan berniat liputan berharap bisa wawancara dengan narasumber terkait dengan sepeda motor roda tiga yang mengangkut BBM keluar dari SPBU di Kalianget menuju Pelabuhan Kalianget.

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, 29 Juli 2023, sekitar pukul 22.00 WIB di Pos Satpam Pelabuhan Kalianget, berlanjut hingga ke ruangan dekat dermaga yang biasa digunakan Patroli Keamanan Laut (Patkamla).

“Saat itu, saya belum sempat wawancara, dan hanya bertanya kepada satpam yang berjaga di pos Pelabuhan ihwal BBM yang diangkut roda tiga. Katanya BBM itu milik TNI AL,” kata Erfandi.

Tak lama kemudian, petugas pos jaga itu memanggil tiga orang, yang lalu tanpa basa-basi menghajar Erfandi, tanpa ada waktu untuk menjelaskan.

Peristiwa itu terekam video dengan durasi 1:26:22 (1 jam 26 menit 22 detik). Salah satu wajah pelaku tampak cukup terang. Begitu pula tampang si penodong pistol kepada Erfandi.

“Saya berharap apa yang saya alami ini adalah yang terakhir. Semoga tidak ada lagi wartawan yang menjadi korban kekerasan seperti yang saya alami ini,” katanya.

Redaktur Pelaksana

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Ratusan Personel Gabungan Lakukan Pengamanan, Aksi May Day di Lhokseumawe Berlangsung Tertib

Lhokseumawe – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar oleh Solidaritas Mahasiswa Untuk…

9 jam ago

Cegah Balap Liar Saat Jumat Berlangsung, Polsek Banda Sakti Patroli di Waduk Pusong

Lhokseumawe – Guna mengantisipasi aksi balap liar dan kenakalan remaja saat berlangsungnya ibadah Sholat Jumat,…

9 jam ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe, Hadirkan Rasa Aman di Tengah Aktivitas Malam Warga

Lhokseumawe – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan…

9 jam ago

Patroli Malam Polsek Banda Sakti Intensif, Situasi Kamtibmas Terjaga Aman dan Kondusif

Lhokseumawe – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Banda Sakti…

9 jam ago

Patroli Malam Tim Star Reborn, Enam Sepeda Motor Remaja Diamankan di Keude Cunda

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe bergerak…

9 jam ago

Polres Lhokseumawe Amankan Eksekusi Tanah dan Bangunan di Aceh Utara, Berlangsung Tertib dan Kondusif

Aceh Utara – Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan penetapan eksekusi tanah dan bangunan objek sengketa…

2 hari ago