Nasional

Tutup Piala Dunia Panjat Tebing 2025, Menpora Dito Apresiasi Regenerasi Atlet Muda FPTI Menuju Olimpiade 2028

Bali: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengapresiasi penyelenggaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali dan kemajuan regenerasi atlet panjat tebing Indonesia yang akan dipersiapkan untuk Olimpiade 2028 Los Angeles.

Hal itu disampaikan Menpora Dito usai menyaksikan dan menyerahkan medali kepada juara lead yang sekaligus menutup Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Pulau Peninsula Nusa Dua, Bali, Minggu (4/5) malam.

Menpora Dito mengatakan bahwa progres regenerasi atlet panjat tebing sangat baik. Salah satunya di nomor lead dimana salah satu atlet Indonesia Rizky Syahrafli Simatupang berhasil menembus final kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing.

Atlet berusia 21 tahun itu finis urutan terakhir dari delapan peserta pada babak final disiplin lead putra dan berhenti pada sisa waktu 02.18 menit dari total alokasi enam menit dengan skor 12.

Menpora Dito mengapresiasi perjuangan Rizky meski belum meraih medali di partai final tersebut. “Ini pertama kali untuk lead masuk final walau belum mencapai puncak tapi ini progres yang baik,” kata Menpora Dito yang juga didampingi Wamenpora Taufik Hidayat dan Ketua Umum FPTI Yenny Wahid.

Selain itu Menpora Dito juga mengapresiasi
capaian atlet panjat tebing disiplin speed yang mendapatkan medali perunggu. Kedua atlet Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali tersebut yakni, Kadek Adi Asih dan Kiromal Katibin dengan medali perunggu pada final speed putra dan putri pada Sabtu (3/5).

Dua atlet tersebut, lanjut dia, akan disiapkan untuk regenerasi termasuk sebagai kesiapan menjelang Olimpiade Los Angeles, Amerika Serikat pada 2028.

“Speed sangat baik di mana dua atlet yang disiapkan untuk regenerasi. Ini performa sangat baik menuju Olimpiade 2028 dan juga panjat tebing menjadi salah satu yang kami prioritaskan,” kata Menpora Dito.

Tim panjat tebing Indonesia sendiri menurunkan 31 atlet terdiri dari 10 atlet speed putra dan sembilan atlet speed putri serta ada enam atlet masing-masing untuk lead putra dan putra pada Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali.

Sementara seri ketiga Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali diikuti 221 atlet lead dan speed dari 32 negara.

Sumber: kemenpora.go.id

NT

Recent Posts

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah Warga Banda Masen, Polsek Banda Sakti Turun Tangan

LHOKSEUMAWE – Hujan disertai angin kencang menyebabkan satu pohon kelapa tumbang dan menimpa rumah warga…

8 jam ago

Cegah Karhutla, Polsek Nisam Gencarkan Sosialisasi dan Imbauan kepada Masyarakat

LHOKSEUMAWE – Polsek Nisam Polres Lhokseumawe terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah…

8 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Jenguk Brigadir M. Nouval yang Sakit Menahun

LHOKSEUMAWE – Kepedulian terhadap personel yang sedang menghadapi kondisi kesehatan ditunjukkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr.…

8 jam ago

Patroli Tengah Malam, Polsek Muara Dua Sambangi Lokasi Warga Berkumpul

LHOKSEUMAWE – Memasuki larut malam, personel Polsek Muara Dua Polres Lhokseumawe terus hadir di tengah…

8 jam ago

Patroli Dialogis, Polsek Muara Batu Cegah Gangguan Kamtibmas Malam Hari

ACEH UTARA – Personel Polsek Muara Batu Polres Lhokseumawe mengintensifkan patroli dialogis pada malam hari…

9 jam ago

Patroli Malam, Polsek Kuta Makmur Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

ACEH UTARA – Personel Polsek Kuta Makmur Polres Lhokseumawe meningkatkan kegiatan patroli malam sebagai langkah…

10 jam ago