Daerah

Trauma di Balik Surutnya Air: Bagaimana Anak-anak Aceh Utara Bangkit dari Ketakutan Pasca-banjir

ACEH UTARA – Di sebuah sudut Desa Buket Padang, gelak tawa anak-anak mulai terdengar memecah keheningan pasca-banjir yang merendam pemukiman mereka di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Pada Minggu (18/01), organisasi kemanusiaan Aceh Orphans Center (AOC) menggelar sesi trauma healing bagi warga terdampak, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi psikologis anak-anak yang masih dibayangi ketakutan akan air bah.

Bagi masyarakat Desa Buket Padang, banjir bukan sekadar masalah hilangnya harta benda atau rusaknya bangunan. Ada “luka” lain yang tidak terlihat namun dirasakan secara mendalam oleh kelompok rentan.

Pimpinan AOC, Teuku Muhammad—atau yang akrab disapa Mister—menjelaskan bahwa kehadiran tim relawan bertujuan untuk menggantikan memori traumatik dengan keceriaan melalui pendekatan psikososial.

“Kami memberikan pendampingan lewat permainan edukatif, menggambar, hingga bernyanyi. Ini adalah cara komunikasi interaktif agar anak-anak bisa bangkit dari tekanan psikologis akibat bencana,” ujar Teuku Muhammad di sela-sela kegiatan.

Langkah ini dipandang krusial dalam siklus penanganan bencana. Pembina AOC, Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam, menekankan bahwa pemulihan fisik harus berjalan beriringan dengan pemulihan mental.

“Banjir meninggalkan trauma yang mendalam. Trauma healing ini menjadi bagian vital dari proses pemulihan secara menyeluruh,” ungkap sosok yang juga dikenal sebagai Sultan Malik Samudera Pasai tersebut.

Tak hanya menyasar anak-anak, para orang tua juga dibekali edukasi mengenai pentingnya dukungan emosional di dalam keluarga.

Kehadiran relawan ini disambut baik oleh warga yang berharap pendampingan serupa terus berlanjut hingga kondisi psikologis masyarakat benar-benar stabil.

AOC menyatakan komitmennya untuk tetap mendampingi warga terdampak, menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak hanya berhenti pada logistik fisik, melainkan juga menyentuh aspek kesehatan mental masyarakat pasca-bencana.(Jamal Lsmw)

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Patroli Malam Polsek Samudera Sasar Titik Rawan dan Lokasi Berkumpul Pemuda, Cegah Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Samudera Polres Lhokseumawe mengintensifkan patroli malam dengan menyasar sejumlah titik rawan…

21 menit ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Hadir di Pusat Keramaian, Perkuat Rasa Aman Masyarakat Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe terus mengoptimalkan kehadiran personel di tengah masyarakat melalui kegiatan…

23 menit ago

Kebakaran Ilalang di Belakang SMAN 4 Lhokseumawe Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

LHOKSEUMAWE – Kebakaran lahan rumput ilalang terjadi di belakang SMA Negeri 4, Desa Cot Girek,…

27 menit ago

Kapolres Lhokseumawe Beri Dukungan Penuh untuk Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026 Asal Aceh

LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menerima audiensi Zaskya Syiti…

29 menit ago

Sambangi SPBU dan Titik Rawan, Polsek Meurah Mulia Perkuat Patroli Malam Jaga Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Meurah Mulia Polres Lhokseumawe meningkatkan patroli malam dengan menyambangi SPBU Meurah…

32 menit ago

Kapolres Lhokseumawe Ajak Masyarakat Waspadai El Niño, Bersama Cegah Karhutla

LHOKSEUMAWE – Menghadapi potensi musim kemarau akibat fenomena El Niño, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan,…

34 menit ago