Daerah

Satlantas Polres Aceh Utara bangun tujuh sumur bor bantu korban banjir

Laporan Cut Islamanda

LHOKSUKON – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara membangun tujuh titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di kabupaten setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasat Lantas Iptu Sofyan Kurniawan di Lhoksukon, Senin, mengatakan pembangunan sumur bor tersebut difokuskan pada lokasi pengungsian, dayah (pesantren), hingga hunian sementara (huntara).

“Hingga saat ini sudah tujuh titik sumur bor yang terealisasi dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat di dua kecamatan, yakni Langkahan dan Seunuddon,” kata Sofyan.

Ia merincikan, untuk Kecamatan Langkahan terdapat dua titik bantuan yang berlokasi di Gampong Leubok Pusaka. Bantuan tersebut berupa satu pembangunan sumur bor baru dan satu optimalisasi sumur lama yang dilengkapi dengan penggantian tandon serta pompa air.

Sementara di Kecamatan Seunuddon, bantuan tersebar di lima titik, meliputi dua unit di Gampong Ulee Rubek Barat, satu unit di Gampong Lhok Puuk, satu unit di huntara Ulee Rubek Timur, dan satu unit di lingkungan dayah Gampong Bantayan.

“Kami juga berencana melakukan survei lokasi tambahan untuk bantuan serupa di Gampong Cangguk, Kecamatan Tanah Pasir,” ujarnya.

Sofyan menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan pascabencana. Menurutnya, akses air bersih menjadi kendala utama warga setelah banjir karena banyak sumur yang tertutup endapan lumpur.

“Air bersih sangat krusial untuk kebutuhan konsumsi maupun sanitasi. Kami berharap fasilitas ini dapat menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” tuturnya.

Program pembangunan ini telah dilaksanakan secara bertahap sejak 30 Desember 2025 dengan memprioritaskan fasilitas umum dan hunian padat penduduk.

Salah seorang warga Gampong Ulee Rubek Barat, Teungku Cut, mengapresiasi langkah cepat Polri dalam menangani krisis air bersih di desanya.

“Sumur bor ini menjadi solusi bagi kami. Sebelumnya kami kesulitan mendapatkan air layak pakai karena sumur warga rusak setelah banjir,” kata Teungku Cut. (Cut Islamanda)

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Sambut HUT RI ke-81, Polsek Nisam Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Aceh Utara – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek…

6 jam ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe Tingkatkan Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Lhokseumawe – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe terus meningkatkan kegiatan patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif…

6 jam ago

Sambut HUT RI ke-81, Bhabinkamtibmas Polsek Samudera Serta Babinsa Ajak Warga Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Lhokseumawe – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Polres…

6 jam ago

Kapolsek Samudera Kawal Penyaluran Bantuan Banjir untuk Warga Aceh Utara

Aceh Utara – Kapolsek Samudera Polres Lhokseumawe, AKP Asriadi Iswanto, S.H., M.M., bersama personel Polsek…

6 jam ago

Sat Binmas Polres Lhokseumawe Latih PBB Siswa Sekolah Rakyat, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

LHOKSEUMAWE – Sat Binmas Polres Lhokseumawe memberikan pembinaan dan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa…

6 jam ago

Dua Rumah Kayu di Uteun Bayi Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

LHOKSEUMAWE – Dua unit rumah berkontruksi kayu di Lorong III, Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda…

1 hari ago