Daerah

Presiden Kembalikan 4 Pulau Aceh, Pengamat : Kepercayaan Publik Meningkat untuk Mualem dan Pusat

Laporan Wartawan Cut Islamanda

ACEH UTARA – Presiden RI Prabowo Subianto membatalkan keputusan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian atas status 4 pulau di Provinsi Aceh. Keempat pulau milik Provinsi Aceh itu yakni Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan dan Pulau Panjang diserahkan Kementerian Dalam Negeri RI ke Provinsi Sumatera Utara.

Presiden tegas mengembalikan 4 pulau itu ke Provinsi Aceh, Selasa (17/6/2025). Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Masriadi Sambo, menilai langkah Prabowo tepat sesuai dengan rujukan referensi wilayah sejak zaman Belanda hingga Indonesia merdeka.

“Maknanya sesuai dengan hukum yang ada. Presiden patuh hukum,” terangnya.

Dalam konteks komunikasi politik, langkah itu meningkatkan rasa percaya rakyat Aceh pada Prabowo dan Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf akrab disapa Mualem.

Selama ini, Mualem dikenal sebagai orang dekat Prabowo di Aceh. Selama pencapresan, Mualem selalu mendukung Prabowo Subianto sebagai mitra koalisi abadi.

“Mualem membuktikan dirinya sebagai komunikator politik ulung. Benar, bahwa Mualem orang dekat Prabowo. Selama ini, sebagian orang di Aceh meragukan itu, dan Mualem membuktikannya hari ini,” sebutnya.

Dia menyebutkan, persoalan sejak tahun 2008 itu bisa diakhiri dalam waktu singkat oleh Mualem. “Langkah cepat Presiden tentu sebagai respon atas keberhasilan sebuah komunikasi politik yang hangat antar kedua pemimpin itu,” terangnya.

Dia mengapresiasi langkah cepat Presiden. “Presiden menunjukan ucapan dan perbuatannya selaras. Prabowo berkali-kali menyatakan mendukung Aceh dan Mualem adalah sahabatnya. Itu semua terbukti hari ini,” sebutnya.

Pelajaran Penting Mendagri

Sisi lain, kasus 4 pulau Aceh menjadi pelajaran penting bagi Kementerian Dalam Negeri RI. Bahwa, dokumen perlu dijaga dengan rapi dan digitalisasi. Sehingga, jika ada persoalan yang sama dikemudian hari, bisa menelusuri arsip dengan mudah.

“Jangan karena abai simpan data dan dokumen, ribut rakyat dua provinsi. Ini juga pelajaran bagi kantor pemerintahan lainnya, agar rapi dalam arsip,” pungkasnya.

Redaktur Pelaksana

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Wakapolres Lhokseumawe Bersama Forkopimda Lepas Pawai Takbir Keliling Idul Adha 1447 H

Lhokseumawe – Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.E., M.M bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)…

4 jam ago

Polres Lhokseumawe Kerahkan Ratusan Personel Amankan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H

Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe mengerahkan sebanyak 263 personel gabungan untuk mengamankan malam takbiran Idul Adha…

4 jam ago

Patroli Malam Polsek Muara Satu Antisipasi Guantibmas, Warga dan Security Dihimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Lhokseumawe – Personel Polsek Muara Satu Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan…

14 jam ago

Patroli Dialogis Polsek Muara Batu Sasar Pasar dan Lokasi Rawan Kriminalitas

Aceh Utara – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, personel Polsek…

14 jam ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Lhokseumawe – Sat Samapta Polres Lhokseumawe kembali melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi guna mencegah terjadinya…

14 jam ago

Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe Amankan Objek Wisata dan Car Free Day

Lhokseumawe – Personel Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan di sejumlah objek wisata dan lokasi…

14 jam ago