BOGOR-Ketidak sesuaian isi minyak goreng bersubsidi “minyak kita” ternyata sengaja di lakukan oleh oknum distributor besar. Hal itu di ungkap Satreskrim Polres Bogor.
Praktek tersebut di lakukan TRM, Waega Tangerang Selatan di sebuah gudang pengemasan di Rt4 Rw 1 Desa Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.
Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila mengatakan minyak goreng minyakita berukuran 1 liter, ternyata isinya hanya 800 mililiter.
“Jumat pekan kemarin, kami menemukan dugaan praktek kecurangan minyak goreng minyakkita dari seharusnya 1 liter menjadi 830 mili liter,” jelas Kompol Rizka Fadhila, Senin (10/3/2025).
Dalam sehari pelaku memproduksi 1.500 pack minyak goreng minyakita berisi 800 militer di jual dengan harga Rp 15.600.
Sementara harga distributor seharusnya Rp.13.500. Dalam satu bulan pelaku meraup keuntungan Rp 600 juta.
Polisi menyita 2 mesin pengepak, 4 buah drum plastik berwarna biru, 8 drum berukuran 100 liter dan 400 minyak goreng minyakkita siap edar.
Tersangka TRM kami kenakan pasal dan UU berlapis, yaitu Pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana lima tahun atau sanksi denda maksimal Rp 2 miliar, pasal 160 juncto Pasal 124 UU nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun atau sanksi denda Rp 10 miliar,” tutup Wakapolres Bogor.
SUMBER:RRI.CO.ID
Aceh Utara — Seluruh rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Kabupaten Aceh Utara…
LHOKSEUMAWE – Komitmen Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. dalam meningkatkan kualitas…
LHOKSEUMAWE – Upaya mencegah kenakalan remaja terus dilakukan Polsek Nisam Polres Lhokseumawe. Personel melaksanakan patroli…
LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Kuta Makmur Polres Lhokseumawe menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk…
LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Blang Mangat Polres Lhokseumawe mengajak masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk bijak…
LHOKSEUMAWE – Sat Polairud Polres Lhokseumawe mengintensifkan patroli dialogis dan sambang nelayan di kawasan Pangkalan…