News

Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti Kematian IRT di Aceh Utara

ACEH UTARA – Satuan Reskrim Polres Aceh Utara masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan R (23) asal Gampong Babang Geudubang, KM IV, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu, 19 Februari 2025. Korban berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sudah memiliki dua orang anak.

“Kasus ini merupakan laporan dari masyarakat adanya temu mayat R. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan berupa pengumpulan data keterangan. Apakah itu bunuh diri atau ada perbuatan lain, inilah yang sedang kita selidiki dan kita dalami,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, melalui Kasat Reskrim AKP Dr Bustani, S.H, M.S.M, M.H, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/2).

Terkait dugaan korban meninggal akibat menenggak racun serangga, Bustani mengatakan, “Kalaupun dari keluarga menyampaikan bahwa korban minum insektisida atau racun serangga, kita kan tidak mudah percaya. Dalam menjaga Harmoni, Kamtibmas dan Pembangunan Masyarakat (Harkamtibmas) itukan semua lini dan aspek harus kita perhatikan. Namanya hukum yang berkeadilan itu harus dapat dihadirkan, jangan syak wasangka. Karena kalau syak wasangka tidak mewujudkan tatanan hidup di masyarakat.”

Lanjutnya, “Pihak keluarga menyampaikan korban depresi, namun kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Korban (R) ini sudah menikah dan memiliki dua anak,” pungkas AKP Bustani.

Diberitakan sebelumnya, Seorang ibu rumah tangga berinisial R (23) ditemukan meninggal dunia di depan pintu rumahnya di Gampong Babah Geudubang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa, diduga akibat menenggak insektisida.

Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Parlindungan Parhusip menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, Eva (20).

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bekas bungkusan insektisida jenis ‘LANNATE 25 WP’ beserta sendok makan yang tergeletak di tanah dekat korban,” ungkap Parlindungan Parhusip.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menduga-duga kematian korban dipicu oleh pertengkaran dengan suaminya. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.

“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan motif serta penyebab kematian korban,” pungkas AKP Parlindungan. []

Redaktur Pelaksana

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Polisi Sambangi Nelayan Pusong Lama, Perkuat Kemitraan dan Kamtibmas Pesisir

Lhokseumawe – Personel Sat Polairud menyapa dan berdiskusi langsung dengan para nelayan serta warga yang…

3 jam ago

Patroli Perintis Presisi Polres Lhokseumawe Hadir di Titik Rawan, Warga Merasa Lebih Aman

Lhokseumawe – Personel Satuan Samapta kembali menyisir sejumlah titik rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan…

3 jam ago

Patroli Malam Polsek Banda Sakti, Perkuat Sinergi dengan Satpam Pertamina Jaga Keamanan Wilayah

Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek…

4 jam ago

Polisi Sambangi Warga Saat Patroli Malam, Perkuat Kemitraan Jaga Kamtibmas di Meurah Mulia

Aceh Utara – Personel Polsek Meurah Mulia Polres Lhokseumawe kembali hadir di tengah masyarakat melalui…

4 jam ago

Sambangi Pusat Aktivitas Warga, Polisi Perkuat Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas

Lhokseumawe – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel…

4 jam ago

Menggema Aceh Utara Bangkit! Bupati dan Wabup Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram

- Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE, MM yang akrab disapa Ayah Wa,…

18 jam ago