Nasional

Pesan Cinta Rektor Unimal untuk PPPK yang Dilantik

 

Lhokseumawe – Selasa siang, 28 Oktober 2025, Aula Cut Meutia di Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh tampak berbeda dari biasanya. Nuansa haru, bangga, dan bahagia menyelimuti ruangan saat 23 dosen dan 155 tenaga kependidikan (tendik) resmi menandatangani perjanjian kerja dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tanggal itu bukan sembarang hari. Di tengah semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, momentum bersejarah ini menjadi simbol kebangkitan dan dedikasi baru bagi keluarga besar Unimal. Tak heran, Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, ASEAN Eng, menyebut hari tersebut sebagai “tonggak penting dalam perjalanan Unimal menuju tata kelola yang lebih profesional.”

“Hari ini hari bersejarah bagi keluarga besar Unimal. Kita memilih tanggal 28 Oktober karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda — hari yang mudah diingat dan sarat makna dalam perjalanan hidup kita,” ujar Prof. Herman membuka sambutannya.

Dengan suara berwibawa namun penuh kehangatan, ia mengajak seluruh pegawai baru untuk melihat status PPPK bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan tanggung jawab moral.

“Mulai hari ini, kita bukan lagi tenaga non-ASN. Sudah saatnya berubah dan bekerja dengan semangat baru. Tidak semua orang mendapat kesempatan mengenakan seragam Korpri,” pesannya.

Bagi Prof. Herman, perubahan status ini bukan akhir dari perjuangan panjang para pegawai, melainkan awal dari babak pengabdian baru. Ia menegaskan pentingnya bekerja dengan hati, keikhlasan, dan komitmen yang tak tergoyahkan.

“Setelah menjadi ASN, jangan ada yang berubah ke arah negatif. Bekerjalah dengan tulus, jangan mengkhianati amanah, dan jangan pernah berhenti belajar. Datang ke kampus bukan hanya untuk absen, tetapi untuk benar-benar bekerja,” tegasnya.

Kata-kata itu disambut anggukan para pegawai baru, bahkan beberapa terlihat menahan haru. Bagi mereka, perjalanan panjang menuju status ASN adalah bukti kesabaran dan dedikasi bertahun-tahun dalam membangun Unimal.

Pesan Keluarga dan Keteladanan

Namun di balik pesan serius soal profesionalisme, Prof. Herman juga menyelipkan pesan cinta bukan hanya untuk universitas, tetapi juga untuk keluarga. Dengan gaya khasnya yang lugas namun hangat, ia mengingatkan para pegawai agar tak melupakan orang-orang terdekat di balik kesuksesan mereka.

“Jangan sampai setelah jadi ASN, ada yang lupa diri. Jangan menceraikan istri atau suami hanya karena merasa statusnya berubah. Kalau itu terjadi, saya akan langsung berhentikan,” ujarnya disambut tawa kecil para hadirin.

Pesan itu terdengar sederhana, namun sarat makna. Bagi sang rektor, ASN yang baik bukan hanya yang taat pada aturan birokrasi, melainkan juga yang menjaga harmoni rumah tangga dan menjadi teladan di mata masyarakat.

Dedikasi dan Harapan ke Depan

Prof. Herman juga menitipkan harapan besar agar masa kerja yang tertuang dalam SK  hingga tahun 2030, diisi dengan kinerja optimal dan semangat kebersamaan. Ia menginginkan setiap pegawai menjadikan loyalitas dan kerja keras sebagai bentuk rasa syukur.

“Saya berharap awal tahun 2028 semua bisa bertransformasi menjadi PNS. Tapi kalaupun belum, jalani dengan tulus dan bersyukur. Yang penting, tetap bekerja dengan hati dan loyal kepada Unimal,” katanya lembut namun penuh penekanan.

Titipan untuk Pimpinan Selanjutnya

Tak hanya menasihati para pegawai, Prof. Herman juga berpesan kepada para pimpinan fakultas dan unit kerja agar menjaga keberlangsungan para PPPK dengan penuh empati.

“Mereka adalah keluarga besar Unimal. Saya titip kepada pimpinan berikutnya, jangan ada yang diberhentikan di tengah jalan. Biarlah mereka pensiun sesuai waktunya,” tuturnya.

Simbol Cinta dan Loyalitas untuk Unimal

Suasana Aula Cut Meutia hari itu bukan hanya diisi dengan seremoni penyerahan SK, tapi juga energi cinta dan kebersamaan. Para dosen dan tendik berfoto bersama, mengenakan seragam kebanggaan, sementara wajah-wajah penuh semangat menatap ke depan, menandai babak baru dalam perjalanan mereka sebagai pelayan ilmu dan pengabdi negeri.

Kehadiran para wakil rektor, dekan, kepala biro, serta seluruh pejabat struktural menambah khidmat suasana. Dalam setiap tepukan tangan dan senyum yang terukir, tersimpan harapan akan terus hidup di hati setiap pegawai Unimal.

Dan di tengah semuanya, pesan cinta sang rektor bergema:

“Bekerjalah dengan hati, jagalah keluarga, dan cintailah Unimal seperti rumahmu sendiri. Karena Unimal tumbuh, jika kita tumbuh bersama.” (*)

 

MA

Recent Posts

Cegah Kriminalitas Malam Hari, Polsek Muara Batu Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan

ACEH UTARA – Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Muara Batu…

1 jam ago

Patroli Malam dan Sosialisasi Cegah Karhutla, Polsek Meurah Mulia Sambangi Sejumlah Gampong

ACEH UTARA – Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan…

1 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Blang Mangat Intensifkan Patroli Malam dan Sambangi Warga

LHOKSEUMAWE – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Blang…

1 jam ago

Banjir Telah Berlalu, Kepedulian Tetap Mengalir : Kapolres Lhokseumawe Antar Kursi Roda untuk Dua Lansia di Sawang

ACEH UTARA – Bagi sebagian orang, bencana mungkin telah berlalu bersama surutnya air bah. Namun,…

1 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Personel dan Pengunjung di Lingkungan Polri

Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menegaskan larangan penggunaan rokok…

2 jam ago

Polsek Muara Dua Intensifkan Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Lhokseumawe – Personel Polsek Muara Dua melaksanakan patroli malam dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban…

1 hari ago