Nasional

Pemerintah Beberkan Alasan Impor Sapi Masih Dibutuhkan

JAKARTA-Impor sapi dari Australia masih dibutuhkan karena keterbatasan produksi dalam negeri yang baru memenuhi 48 persen kebutuhan daging. Demikian disampaikan Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Sintong HMT Hutasoit.

 

“Kita masih membutuhkan impor karena produksi dalam negeri terbatas. Jika tidak, terjadi pengurangan stok dalam negeri,” ujar Sintong saat wawancara bersama PRO3 RRI, Selasa (25/2/2025).

 

Menurutnya, kebutuhan daging dalam negeri masih bergantung pada impor sebesar 52 persen. Namun, ia memastikan, impor tidak mengganggu peternak lokal karena dilakukan oleh pelaku usaha dengan segmentasi pasar berbeda.

 

Ia membeberkan, pada tahun 2025, impor sapi diturunkan menjadi 350 ribu ekor dari 500 ribu ekor pada 2024. Penurunan ini dilakukan untuk mendorong investasi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

 

“Kami mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan peternakan dalam negeri. Jika populasi meningkat, impor bisa dikurangi,” katanya, menjelaskan.

 

Ia mengatakan, impor sapi dari Australia juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan. Sapi yang diimpor terdiri dari indukan untuk berkembang biak dan sapi bakalan untuk penggemukan.

 

Menurutnya, distribusi daging impor difokuskan di Pulau Jawa, khususnya Jabodetabek, dan beberapa wilayah di Sumatera. Impor diatur secara reguler sesuai alokasi dan tidak diintervensi, sehingga tidak mengganggu stabilitas pasar lokal.

sumber:rri.co.id

FL

Recent Posts

Jelang Bulan Suci Ramadan, Polda Aceh Komitmen Berantas Kasus Judi

BANDA ACEH — Ditreskrimum Polda Aceh beserta Satreskrim Polres jajaran berkomitmen memberantas kasus judi atau…

6 jam ago

KBN ke-26 Polresta Banda Aceh, Keuchik: Jika tak Mau Dilenyapkan Jangan Main Narkoba di Gampong Kami

BANDA ACEH-Polresta Banda Aceh kembali meluncurkan Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) ke-26 di halaman Kantor…

6 jam ago

Barantin Pastikan Seluruh Sapi Impor Melalui Proses Biosecurity

JAKARTA-Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean memastikan, seluruh sapi impor telah melalui proses…

6 jam ago

Soal ‘Kabinet Gemuk’, Presiden: Bukan Suatu Masalah

JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto mengakui Kabinet Merah Putihnya memang 'gemuk' karena diisi banyak tokoh. Namun, bagi…

6 jam ago

Dua Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla 2025

PEKANBARU - Dua daerah di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan…

6 jam ago

PSPS Pekanbaru Gagal Promosi ke Liga 1 Setelah Ditaklukkan Persijap Jepara 1-0

PEKANBARU - PSPS Pekanbaru gagal melenggang ke Liga 1 setelah ditaklukkan Persijap Jepara dalam laga…

6 jam ago