Menteri Perdagangan, Budi Santoso meluncurkan Gerakan Kamis Pakai Lokal (GASPOL) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (8 Mei).
Mendag mengajak seluruh pegawai Kemendag untuk menggunakan pakaian dan aksesori buatan dalam negeri. Gerakan ini menjadi langkah kongkret untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri.
Mendag menyampaikan bahwa GASPOL sejalan dengan program prioritas Kemendag, yaitu pengamanan pasar dalam negeri. Melalui GASPOL, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk memakai produk lokal, sehingga menumbuhkan budaya bangga dengan produk lokal.
Mendag mengatakan, produk Indonesia memiliki kualitas yang sangat bagus dan tidak kalah dengan produk luar. Kemendag terus mendorong dan memfasilitasi UMKM Indonesia untuk mendapatkan akses pasar dalam dan luar negeri melalui berbagai program.
Peluncuran GASPOL menghadirkan 18 produk terbaik jenama lokal melalui “Pameran Produk Lokal” yang dilaksanakan 8–9 Mei 2025. Jenama lokal tersebut yaitu Executive, Wood, Et Cetera, Colorbox, Wardah, Kahf, Make Over, Kalanacarves, Mivva Plus, Smitten by Pattern, Merche, IUMI, Clayt, Ortuseight, Dama Kara, Sovlo, Erspo, dan 910.
Selain 18 produk lokal, pameran ini juga menghadirkan UMKM Kuliner Nusantara, seperti soto, pempek, batagor, kue tradisional, serta berbagai minuman yang dapat dinikmati pengunjung.
Sumber: kamendag.go.id
Lhokseumawe - Personel Polsek Banda Sakti jajaran Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah…
Lhokseumawe - Suasana penuh kehangatan dan kepedulian mewarnai kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan jajaran…
Lhokseumawe - Personel Polres Lhokseumawe melalui Tim Patroli Kota Presisi Satuan Samapta kembali melaksanakan patroli…
Lhokseumawe - Personel Polsek Dewantara, jajaran Polres Lhokseumawe, melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan…
Lhokseumawe - Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap…
Lhokseumawe - Senja kian mendekat di langit Lhokseumawe, ketika satu per satu wartawan memasuki GOR…