” Perkuat Peran Dakwah di Era Digital”
LHOKSEUMAWE -Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe resmi menutup kegiatan pelatihan bagi dai muda di Kota Lhokseumawe yang berlangsung selama empat hari, sejak 19 hingga 22 Mei 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Peran Dai dalam Pemanfaatan Media Transformasi Digital” tersebut digelar di Wisma Kuta Karang Lama dengan melibatkan 100 peserta dari empat kecamatan di Kota Lhokseumawe.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dr. H. Damanhur, Lc., M.A, Dr. Rizqi Wahyudi, S.Sos., M.Kom, serta Muchlis, S.Pd.I., M.Sos.
Dalam salah satu sesi materi, Muchlis menyampaikan pentingnya strategi komunikasi dakwah digital di tengah perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, ruang dakwah saat ini tidak lagi terbatas pada metode konvensional, melainkan juga harus mampu menjangkau masyarakat melalui media digital.
“Ruang dakwah di masa sekarang tidak hanya bersifat konvensional semata, akan tetapi juga melalui ruang digital dalam memberikan pelayanan edukasi dan informasi tentang nilai-nilai keislaman kepada masyarakat,” ujar Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh tersebut.
Ia menjelaskan, dakwah di ruang digital memerlukan metode komunikasi yang mampu menyentuh aspek mendasar masyarakat dengan tetap memperhatikan segmentasi audiens, keterjangkauan, waktu, serta pola interaksi dengan audiens agar pesan keislaman dapat diterima secara efektif.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan hingga selesai.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal pengetahuan yang diaplikasikan dalam menunjang aktivitas dakwah di tengah masyarakat.
“Kami ingin penerapan syari’at Islam menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk para dai yang dapat berkolaborasi dalam mendukung penerapan syari’at Islam di Kota Lhokseumawe,” kata Sufri.
Menurutnya, pelatihan yang digelar selama empat hari tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan harus berlanjut melalui implementasi ilmu yang telah diperoleh. Para dai muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan dakwah di wilayah kecamatan masing-masing.
“Kami juga akan terus mengupayakan keberadaan dai di Kota Lhokseumawe untuk mengisi berbagai kegiatan dakwah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Bina Peribadatan dan urusan haji Tgk. Badiuzzaman juga ikut menambahkan bahwa melalui kegiatan yang telah dilakukan tersebut akan terbentuk dai-dai muda yang potensial kedepan dalam membina umat utamanya di Kota Lhokseumawe
” Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi para da’i muda dalam memanfaatkan ruang media digital dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat,” jelasnya. (*)
Lhokseumawe – Personel Polsek Blang Mangat melaksanakan kegiatan strong point berupa pengamanan dan pengaturan arus…
Lhokseumawe – Personel Sat Binmas Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan pengecekan terhadap Satuan Pengamanan (Satpam) di…
Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas…
Polsek Muara Satu Amankan Pasar Murah Jelang Idul Adha di Blang PuloLhokseumawe – Personel Polsek…
Lhokseumawe – Personel Subsektor Nisam Antara melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus pemasangan rambu-rambu peringatan rawan kecelakaan…
LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE.,M.M atau yang akrab disapa Ayah…