Categories: News

Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Turun Langsung Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Aspol Polsek Muara Batu

Aceh Utara – Semangat pengabdian dan kepedulian sosial ditunjukkan Mahasiswa STIK-PTIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 dengan turun langsung dalam kegiatan pembersihan lumpur pascabanjir di Asrama Polri (Aspol) Polsek Muara Batu, Desa Pante Gurah Balai, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (12/2/2026).

 

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polres Lhokseumawe dan BKO Brimob Polda Kaltim. Namun, kehadiran para mahasiswa STIK-PTIK menjadi bagian penting dalam gerakan gotong royong tersebut sebagai implementasi nyata program pengabdian masyarakat yang tengah mereka jalankan di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

 

Didampingi Paping Mahasiswa PTIK Kombes Pol Roni, S.I.K., M.I.K., para mahasiswa tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi terlibat langsung mengangkat lumpur yang mengeras di dalam ruangan asrama, membersihkan lorong-lorong kecil, hingga membantu mengumpulkan sampah kayu sisa banjir untuk dibuang ke TPA.

 

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi para perwira siswa dalam memahami dampak bencana secara langsung, sekaligus merasakan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat saat masa pemulihan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Polres Lhokseumawe juga menurunkan satu unit mobil Armored Water Cannon (AWC), satu unit mobil tangki air, satu unit dump truk, serta peralatan korve lainnya guna mempercepat proses pembersihan yang sebelumnya sempat terhambat akibat lumpur yang menutupi seluruh ruangan dan halaman asrama.

 

Hasil kerja bersama menunjukkan progres signifikan. Lumpur yang mengeras berhasil diangkat dari dalam ruangan Aspol, halaman yang sebelumnya tertutup material banjir kini siap dirapikan, sementara lorong-lorong kecil telah bersih dan kembali dapat dilalui.

 

Kombes Pol Roni, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan berbasis empati dan aksi nyata.

 

“Mahasiswa STIK-PTIK harus mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya kuat dalam konsep dan strategi, tetapi juga hadir dan bekerja bersama anggota di lapangan. Pengalaman seperti ini membentuk kepekaan sosial, solidaritas, serta kemampuan manajerial dalam situasi krisis,” ujarnya.

 

Melalui aksi nyata tersebut, Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan ke-83 menunjukkan bahwa pengabdian bukan sekadar konsep akademik, melainkan praktik langsung di tengah masyarakat dan lingkungan institusi yang terdampak bencana.

MA

Recent Posts

Polres Lhokseumawe Tertibkan 1.175 Knalpot Brong, Enam Motor Tanpa Dokumen Diamankan

Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe melalui Satuan Lalu Lintas terus berkomitmen menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan…

8 jam ago

Awali Tugas dengan Pembinaan Rohani, Personel Polres Lhokseumawe Ikuti Binrohtal

Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara virtual melalui Biro…

13 jam ago

Satbinmas Polres Lhokseumawe Edukasi Pelajar SMAN 1 Dewantara tentang Bahaya Narkoba, Bullying dan Hoaks

Aceh Utara – Satbinmas Polres Lhokseumawe bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara memberikan edukasi kepada…

13 jam ago

Polsek Muara Satu Kawal Pasar Murah, Dukung Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Lhokseumawe – Polsek Muara Satu Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan pasar murah yang digelar Dinas…

13 jam ago

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Meurah Mulia Turun Sosialisasi ke Desa

Aceh Utara – Personel Polsek Meurah Mulia Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli malam sekaligus menyosialisasikan pencegahan…

13 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Ajak Jihad Lawan Narkoba, 6 Kasus Berhasil Diungkap

Lhokseumawe – Perang terhadap narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan perjuangan bersama…

13 jam ago