Jakarta — Sejumlah arkeolog di Thailand digemparkan dengan penemuan kerangka yang diyakini merupakan penganut ilmu hitam di sebuah kuburan kuno.
Dilansir dari Mstar Online, Senin, 4 Desember 2023, penemuan mengerikan itu terjadi di Mukdahan dekat perbatasan Thailand-Laos.
Saat itu para arkeolog tengah melakukan proses penggalian kembali kuburan tersebut. Mereka menemukan kulit manusia bertato pada kerangka manusia tersebut. Diyakini bahwa kerangka manusia itu ada hubungannya dengan praktik ilmu hitam.
Tato itu berbentuk dari tulisan Sansekerta. Arkeolog menduga, tulisan tersebut adalah mantra yang digunakan agar kulit jenazah awer, tidak hancur ketika dikuburkan. Selain mantra, tertera juga gambar harimau pada kulit tersebut.
Namun, organisasi arkeologi Thailand Goopaitongdaeng Jeemokkho Goopainueng Soonpaed (GORR) mengklaim, tulisan mantra tersebut mungkin penyebab kematian mayat pria itu. Tato itu mungkin menghalangi lelaki tersebut menjalani operasi setelah mengalami radang usus.
“Pria itu tidak dapat menjalani pembedahan karena kulitnya sulit dibedah dan akhirnya dia meninggal dalam kesakitan,” kata organisasi tersebut.
Sementara itu penduduk Thailand menyebut kejadian itu ada hubungannya dengan praktik ilmu hitam. Tato itu mungkin menghalangi lelaki tersebut menjalani operasi setelah mengalami radang usus.[]
Sumber : Viva.co.id
Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara virtual melalui Biro…
Aceh Utara – Satbinmas Polres Lhokseumawe bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara memberikan edukasi kepada…
Lhokseumawe – Polsek Muara Satu Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan pasar murah yang digelar Dinas…
Aceh Utara – Personel Polsek Meurah Mulia Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli malam sekaligus menyosialisasikan pencegahan…
Lhokseumawe – Perang terhadap narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan perjuangan bersama…
Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe terus menggencarkan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Dalam kurun waktu 9 Oktober…