Artikel

Komisi B DPRK Soroti Pengelolaan Pasar dan Pemberdayaan UMKM di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe mendesak Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Lhokseumawe untuk memperkuat kapasitas koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya ini bertujuan agar pelaku usaha kecil dapat lebih berinovasi dan memiliki daya saing dalam menjalankan bisnis mereka.

Permintaan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi B DPRK Lhokseumawe dan Disperindagkop Kota Lhokseumawe yang digelar di Ruang Rapat Gabungan Komisi B, Rabu, 16 Januari 2025. Rapat tersebut dipimpin oleh Koordinator Komisi B merangkap Wakil Ketua I DPRK Lhokseumawe, Sudirman Said, SE.

“Disperindagkop harus memperkuat kapasitas koperasi dan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan. Dengan begitu, unit usaha ini tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi di Lhokseumawe,” tegas Sudirman.

RDP ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi B Julianti, SE, Wakil Ketua Komisi B Masykurdin El Ahmad, SPd.I, Sekretaris Komisi B Hery Herman Saputra, serta anggota lainnya: Nuraida, Haniful Ikbal, dan Alfia. Sementara itu, Disperindagkop Kota Lhokseumawe diwakili oleh Kepala Dinas Muhammad Rizal, S.Sos., M.Si., bersama jajarannya, termasuk Sekretaris Dinas Sufri, Kabid Perdagangan Winda A., Kabid Perindustrian Darwati, Kabid Koperasi dan UMKM Jafruddin, serta pejabat UPTD Pasar.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi B juga menyoroti perlunya penataan retribusi pasar dan peningkatan infrastruktur pasar sebagai langkah untuk menarik minat pedagang serta meningkatkan pendapatan daerah.

Terkait pengelolaan pasar induk yang selama ini berada di bawah Perseroan Terbatas Pembangunan Lhokseumawe, Komisi B meminta evaluasi terhadap regulasi yang ada, termasuk Peraturan Walikota dan AD/ART, untuk memastikan pengelolaan pasar berjalan lebih efektif. Selain itu, diperlukan langkah strategis dalam pembaruan fasilitas pasar induk guna menunjang aktivitas perdagangan.

Komisi B menegaskan pentingnya sinergi antara DPRK dan Disperindagkop untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lhokseumawe.(ADV)

Redaktur Pelaksana

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Cerita Muhasabah Bersama Jurnalis Pasee: Saat Jurnalis dan Kampus Menjadi Ruang Berbagi

Lhokseumawe - Senja kian mendekat di langit Lhokseumawe, ketika satu per satu wartawan memasuki GOR…

9 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Santuni Anak Yatim di Pusong Lama, Wujud Kepedulian Polri di Bulan Ramadan

Lhokseumawe - Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.H., M.S.M., menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat…

23 jam ago

Tim Roops Polda Aceh Supervisi Pos Pelayanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Lhokseumawe

Lhokseumawe - Tim supervisi dari Polda Aceh melaksanakan pengecekan pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di…

24 jam ago

Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe Sambangi Pusat Ekonomi, Cegah Gangguan Kamtibmas

Lhokseumawe - Personel Polres Lhokseumawe melalui Tim Patroli Kota Presisi Satuan Samapta melaksanakan patroli rutin…

24 jam ago

Tradisi Ramadan, Kapolres Lhokseumawe dan Ketua Bhayangkari Bagikan Ratusan Porsi Bubur Kanji untuk Masyarakat

Lhokseumawe - Tradisi berbagi bubur kanji saat bulan suci Ramadan kembali terasa hangat di Kota…

24 jam ago

Kapolres Lhokseumawe Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Lebaran, Pastikan Personel Siap Layani Pemudik

Lhokseumawe - Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.H., M.S.M., mendampingi Kapolda Aceh Marzuki…

24 jam ago