Daerah

Kolaborasi AOCC dan UIN SUNA menghapus trauma berat anak-anak korban banjir Aceh Utara

Lembaga kemanusiaan Aceh Orphan Center for the Children (AOCC) bersama mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menyalurkan bantuan dan layanan pendampingan psikososial bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan pelosok Bukit Abi, Desa Rumoh Rayeuk, Kabupaten Aceh Utara.

Pembina AOCC, PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam di Aceh Utara, Kamis (22/1), mengatakan bahwa intervensi psikologis sangat krusial diberikan mengingat dampak bencana tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga menyisakan trauma mendalam.

“Banjir tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma, terutama bagi anak-anak. Trauma healing ini menjadi bagian penting dari proses pemulihan,” ujar Sultan Badruddin.

Tim relawan gabungan harus menempuh perjalanan dengan medan ekstrem dan perbukitan terjal pascabanjir untuk mencapai titik pengungsian di Bukit Abi. Berdasarkan data di lapangan, terdapat sedikitnya 75 Kepala Keluarga (KK) yang menetap di kamp pengungsian tersebut.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 18.00 WIB ini difokuskan pada program Trauma Healing Center (THC) dan Anak Ceria Bersama (ACB). Tercatat sebanyak 50 anak-anak, 15 bayi lima tahun (balita), serta 30 orang tua ikut serta dalam program pendampingan ini.

Selain dukungan psikologis, AOCC bersama Pos Terpadu KOREM 011 Lilawangsa juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras, perlengkapan ibadah (mukena, sajadah, sarung), susu, popok bayi, hingga makanan ringan untuk anak-anak.

Juliana Nita, salah seorang anak yang rumahnya hanyut terbawa arus banjir, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para relawan di lokasi yang sulit dijangkau tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada kakak-kakak relawan AOCC dan mahasiswa. Kehadiran mereka membawa semangat baru bagi kami di pelosok Bukit Abi, terutama setelah sempat tidak mendapatkan bantuan selama 10 hari,” tuturnya.

Dalam aksi tersebut, relawan AOCC juga memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya dukungan emosional keluarga untuk memulihkan kondisi psikologis pascabencana.

Pihak AOCC menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara, baik melalui bantuan kemanusiaan berkelanjutan maupun dukungan psikososial hingga kondisi mental masyarakat benar-benar pulih.

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Sambut HUT RI ke-81, Polsek Nisam Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Aceh Utara – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek…

5 jam ago

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe Tingkatkan Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Lhokseumawe – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe terus meningkatkan kegiatan patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif…

5 jam ago

Sambut HUT RI ke-81, Bhabinkamtibmas Polsek Samudera Serta Babinsa Ajak Warga Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Lhokseumawe – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Polres…

5 jam ago

Kapolsek Samudera Kawal Penyaluran Bantuan Banjir untuk Warga Aceh Utara

Aceh Utara – Kapolsek Samudera Polres Lhokseumawe, AKP Asriadi Iswanto, S.H., M.M., bersama personel Polsek…

5 jam ago

Sat Binmas Polres Lhokseumawe Latih PBB Siswa Sekolah Rakyat, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

LHOKSEUMAWE – Sat Binmas Polres Lhokseumawe memberikan pembinaan dan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa…

5 jam ago

Dua Rumah Kayu di Uteun Bayi Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

LHOKSEUMAWE – Dua unit rumah berkontruksi kayu di Lorong III, Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda…

1 hari ago