Kereta api Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar menabrak truk trailer pukul 19.20 WIB di Kota Semarang. [Suara.com]
SEMARANG – Kecelakaan kereta api terjadi dengan truk trailer di perlintasan sebidang Jalan Madukoro Kota Semarang. Kecelakaan itu mengakibatkan kepala truk trailer terlepas dan jatuh ke aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB).
Dikutip dari SuaraJawaTengah.id, Menurut saksi sekaligus penumpang, Suharyono, kereta api Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar menabrak truk trailer pukul 19.20 WIB.
Diduga penyebab kecelakaan hebat tersebut lantaran truk trailer menerobos palang pintu kereta api. Sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan.
“Saya kaget mas, kok kereta rem ngedadak. Saya duduk di gerbong ekonomi satu,” kata Suharyoni, pada SuaraJawaTengah.id, Selasa (18/7).
“Pas ada suara benturan, percikan api yang cukup besar sempat keluar,” tambahnya.
Akibat kecelakaan hebat itu, menurut Suharyono kepala truk trailer sempat terlepas dan jatuh ke sungai BKB.
“Kepala saya hampir ke ceduk. Gerbong lain ada yang sudah keceduk dan nyungsep ke bawah,” jelasnya.
Diakui Suharyono, dirinya beserta penumpang lainnya dalam gerbong terlihat panik. Lalu mereka keluar dan turun untuk mengetahui apa yang terjadi.
“Semua panik, semua lihat keluar. Kenapa kereta tiba-tiba berhenti mendadak. Ternyata menabrak truk yang menerobos palang pintu,” tandasnya.
Lhokseumawe – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar oleh Solidaritas Mahasiswa Untuk…
Lhokseumawe – Guna mengantisipasi aksi balap liar dan kenakalan remaja saat berlangsungnya ibadah Sholat Jumat,…
Lhokseumawe – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan…
Lhokseumawe – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Banda Sakti…
Lhokseumawe – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe bergerak…
Aceh Utara – Polres Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan penetapan eksekusi tanah dan bangunan objek sengketa…