Categories: News

Jumat Curhat Terkait Kenakalan Remaja, Kapolres Lhokseumawe Kembali Dengarkan Keluhan Dewan Guru

LHOKSEUMAWE – Jumat Curhat, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK menerima keluhan dewan gurud khususnya dari Dinas Pendidikan dan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Lhokseumawe terkait aksi kenakalan remaja, Jumat (18/5/2023).

Dalam pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe di kawasan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kadis Pendidikan Kota Lhokseumawe, A Haris menyampaikan, untuk mengantisipasi aksi kenakalan remaja selama ini pihaknya telah memaksimalkan peraturan di sekolah.

“Di mana, saat ini sudah menjadi trend di kalangan remaja berupa tawuran, kami dari pihak sekolah sangat mengharapkan bantuan dari pihak kepolisian terutama dari tim URC. Kalau patroli singgah lah ke sekolah-sekolah walaupun sebentar agar anak – anak takut, ada patroli polisi dan kami juga meminta jika bisa diberlakukan lagi pembatasan waktu seperti PPKM khusus bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan PGRI, berbagai persoalan yang dihadapi di sekolah terkait kenakalan remaja. Rata – rata yang bermasalah dilatarbelakangi oleh kehidupan dalam keluarga, seperti ada sebagian orang tua yang terlibat Narkoba sehingga efeknya kepada si anak.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lhokseumawe mengajak semua unsur pemangku jabatan di lingkungan pendidikan agar sama – sama mencari solusi. Dalam waktu dekat ini, Kepolisian akan aktif menjadi Irup di sekolah – sekolah supaya bisa langsung menyampaikan pesan Kamtibmas kepada para siswa.

“Selanjutnya bisa duduk bersama pihak sekolah untuk mencari solusi, ini bentuk tindak lanjut dari Polres Lhokseumawe sebagai aparat hukum untuk memberikan edukasi tentang penyebab terjadinya tindakan kekerasan yang dilakukan kalangan remaja,” jelasnya.

AKBP Henki Ismanto juga menambahkan, setidaknya sekolah menjadi jembatan untuk menyampaikan perlunya pendidikan dari rumah sebagai pilar utama terbentuknya karakter pada setiap anak. “Deteksi siswa-siswa yang sudah tidak bisa lagi dibina dan akan kami kirim polwan maupun polki (polisi laki – laki) untuk pembinaan siswa-siswa tersebut,” paparnya.

MA

Recent Posts

Dua Rumah Kayu di Uteun Bayi Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

LHOKSEUMAWE – Dua unit rumah berkontruksi kayu di Lorong III, Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda…

7 jam ago

Polisi Edukasi Pelajar SMPN 2 Lhokseumawe tentang Bahaya Narkoba, Tawuran dan Tertib Berlalu Lintas

LHOKSEUMAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Banda Sakti Polres Lhokseumawe memberikan edukasi kepada ratusan pelajar SMP…

7 jam ago

Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Perintis Presisi

LHOKSEUMAWE – Satuan Samapta Polres Lhokseumawe terus mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis Presisi sebagai upaya menjaga…

9 jam ago

Karolog Polda Aceh Cek Progres Pembangunan Mako Polsek dan 19 Rumah Dinas di Wilkum Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Aceh Kombes Pol Aldinan RJH Manurung, S.I.K., S.H.,…

9 jam ago

Kapolsek Blang Mangat Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 6, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Judi Online

LHOKSEUMAWE – Kapolsek Blang Mangat Polres Lhokseumawe IPTU Zul Akbar, S.E., menjadi pembina upacara bendera…

9 jam ago

Jalan Rusak Pemicu Tabrakan Dua Truck di Aceh Utara, Satu Orang Meninggal Dunia

LHOKSUKON — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit dump truck dan truck Fuso terjadi di…

1 hari ago