Daerah

Calon Keuchik Nomor 1 Mawardi Usung Gampong Bersih, Transparan, Tanpa KKN

LHOKSEUMAWE — Suasana Meunasah Gampong Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dipadati warga yang hadir untuk menyimak penyampaian visi dan misi dua calon Keuchik. Suasana berlangsung hangat dan penuh perhatian. Ratusan warga tampak menyimak gagasan dan program yang ditawarkan kedua putra Gampong Keude Cunda tersebut, Jum’at (4/9/2026).

‎Di panggung itu, Calon Keuchik Nomor Urut 1, H. Mawardi, berdiri mantap. Purnawirawan anggota Kepolisian Republik Indonesia tersebut membawa gagasan besar untuk memimpin desa itu dalam rentang periode 2026–2032. Mawardi memaparkan visinya: mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan terbebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

‎” Pemerintahan gampong harus bersih, jujur, dan demokratis,” ujar Mawardi di hadapan warga.

‎Mawardi menguraikan delapan poin misi utamanya, mulai dari reformasi pelayanan publik sesuai etika, peningkatan kualitas pendidikan umum dan agama, pemanfaatan potensi lokal untuk ekonomi warga, hingga transparansi total dalam pengelolaan keuangan desa.

‎Ia juga menyoroti pentingnya akses jaminan kesehatan, pembangunan infrastruktur berbasis RPJM Gampong, pemeliharaan keamanan, serta penciptaan lapangan kerja bagi pemuda lokal.

‎Ketua Tuha Peuet Gampong Keude Cunda, Azhari, mengapresiasi iklim demokrasi di desanya yang dihuni dua kandidat berintegritas. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan menggunakan hak pilihnya pada Minggu, 20 September 2026 mendatang.

‎” Kami berharap seluruh warga bersatu. Jangan ada perpecahan hanya karena beda pilihan. Siapa pun yang terpilih untuk enam tahun ke depan, mari kita sambut dengan hati yang dingin,” tegas Azhari.

‎Pj. Keuchik Keude Cunda, Muhammad, menitipkan pesan agar kontestasi berjalan santun dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Ia meminta masyarakat menilai program secara kritis dan obyektif.

‎Acara penyampaian visi-misi yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Tgk Imum Gampong, Ustadz Muhadar, memohon kedamaian dan keberkahan bagi masa depan Gampong Keude Cunda.

‎Bagi Mawardi, mengakhiri pengabdian dengan seragam cokelat kepolisian bukanlah akhir dari perjalanan. Panggung demokrasi Gampong Keude Cunda justru menjadi gelanggang baru tempat ketegasan masa lalu diuji oleh kelembutan nurani seorang pemimpin desa. Di tanah kelahirannya itu, ia tak lagi menegakkan aturan dengan tongkat komando, melainkan merajut kepercayaan warga lewat janji tata kelola yang bersih.

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Diantar Dosen, Tokoh Masyarakat, dan Alumni, Dr. Alfian Melangkah ke Bursa Rektor Unimal

ACEH UTARA - Dukungan masyarakat mengiringi langkah Dr. Alfian, S.H.I., M.A., ketika mendaftarkan diri sebagai…

20 jam ago

Sempat Ganggu Arus Lalu lintas, Polantas Aceh Utara Bersihkan Pohon Tumbang di Baktiya Barat

LHOKSUKON – Arus lalu lintas di Desa Matang Panyang, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, sempat…

2 hari ago

Kapolres Lhokseumawe Sambut Silaturrahmi Karang Taruna dan KNPI Dewantara, Perkuat Sinergi dengan Pemuda

LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menerima kunjungan silaturrahmi pengurus…

2 hari ago

Polres Lhokseumawe Siagakan Personel Kawal Aksi Solidaritas Mahasiwa di Taman Riyadhah

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe menyiagakan personel untuk mengawal aksi solidaritas yang digelar Solidaritas Mahasiswa Untuk…

2 hari ago

Respon Laporan Warga, Star Reborn Tertibkan Remaja dan Amankan 7 Ranmor

LHOKSEUMAWE – Keluhan masyarakat terkait aktivitas sekelompok remaja yang dinilai meresahkan di kawasan Keude Cunda,…

2 hari ago

Polres Lhokseumawe Perkuat Konseling Personel, Jaga Kesiapan dan Profesionalisme Anggota

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe memperkuat pembinaan personel melalui kegiatan konseling yang menyasar anggota di sejumlah…

2 hari ago