JAKARTA-Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean memastikan, seluruh sapi impor telah melalui proses biosecurity yang ketat. Proses ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan bagi masyarakat menjelang bulan Ramadan.
“Semua sapi yang masuk telah melalui tahapan biosecurity yang ketat dan telah dipastikan aman dari penyakit. Selain itu, sapi juga telah divaksinasi sebelum dikirim ke pasar,” kata Sahat dalam kunjungannya ke Lembu Jantan Perkasa, Purwakarta, Selasa (25/2/2025).
Menurutnya, karantina juga memastikan bahwa seluruh perusahaan pemasok sapi telah memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, pemantauan terus dilakukan sejak pemasukan, pembesaran, hingga distribusi ke pasar.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena semua sapi yang didistribusikan berasal dari instalasi karantina yang telah memenuhi standar. Kami juga telah melakukan kunjungan ke Australia untuk memastikan sapi berasal dari peternakan yang sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Karantina Hewan DKI Jakarta, Fauzia menjelaskan, sapi yang dikarantina menjalani serangkaian tes kesehatan. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit seperti bovine viral diarrhea, paratuberculosis, tuberculosis, dan LSD.
“Setiap sapi indukan diuji 100 persen, sedangkan sapi potong diuji secara sampling sebesar dua persen dari total populasi. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada sapi yang membawa penyakit sebelum dipasarkan,” kata Fauzia.
Menurutnya, jika ditemukan sapi yang terindikasi penyakit, tindakan isolasi dan pemusnahan akan dilakukan. Proses pemusnahan dilakukan secara ketat sesuai dengan aturan yang berlaku.
SUMBER:rri.co.id
BANDA ACEH — Ditreskrimum Polda Aceh beserta Satreskrim Polres jajaran berkomitmen memberantas kasus judi atau…
BANDA ACEH-Polresta Banda Aceh kembali meluncurkan Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) ke-26 di halaman Kantor…
JAKARTA-Impor sapi dari Australia masih dibutuhkan karena keterbatasan produksi dalam negeri yang baru memenuhi 48…
JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto mengakui Kabinet Merah Putihnya memang 'gemuk' karena diisi banyak tokoh. Namun, bagi…
PEKANBARU - Dua daerah di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan…
PEKANBARU - PSPS Pekanbaru gagal melenggang ke Liga 1 setelah ditaklukkan Persijap Jepara dalam laga…