Daerah

Banjir Aceh Utara: Aliansi Pers soroti risiko warga ‘terabaikan’ akibat data yang tak sinkron

Laporan Cut Islamanda

RINGKASAN BERITA :

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh menyoroti risiko diskriminasi bantuan terhadap korban banjir dan longsor di Aceh Utara akibat ketidaksinkronan data antara pemerintah pusat hingga tingkat desa. Dalam koordinasi yang digelar Sabtu (17/01), aliansi jurnalis ini menemukan indikasi adanya warga terdampak yang terabaikan secara administratif serta dugaan praktik “pilih kasih” dalam proses pendataan.

LHOKSEUMAWE — Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh menyoroti potensi diskriminasi bantuan terhadap korban banjir dan tanah longsor di Aceh Utara akibat ketidaksinkronan data antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Aceh Utara, Sabtu (17/01), organisasi jurnalis tersebut menemukan indikasi kuat bahwa banyak warga terdampak yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan karena persoalan administratif.

“Kami memantau langsung proses pendataan hingga pemulihan ekonomi. Banyak indikasi di lapangan yang tidak sejalan dengan laporan resmi,” ujar Ketua Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh, Masri, S.I.P.

Masri menekankan bahwa akurasi data adalah kunci agar masyarakat tidak menjadi “korban kebijakan”. Menurutnya, pendataan yang serampangan berpotensi melahirkan ketidakadilan baru bagi warga yang sudah kehilangan harta benda.

Aliansi juga menerima laporan mengenai dugaan intimidasi atau praktik pilih kasih yang dilakukan oleh oknum perangkat desa dalam proses pendataan.

“Jangan sampai arahan Presiden terkait penanganan bencana hanya berhenti sebagai slogan administratif, sementara warga di lapangan merasa terabaikan,” tambah Masri.

Untuk memastikan transparansi, Aliansi Pers kini membuka ruang pelaporan bagi masyarakat yang menemukan kejanggalan dalam penyaluran bantuan atau merasa haknya terabaikan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan independen terhadap kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten yang dianggap masih tumpang tindih. Aliansi menegaskan peran mereka bukan untuk menghakimi, melainkan memastikan pemulihan pascabencana tepat sasaran.

CUT ISLAMANDA

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Patroli Dialogis Polsek Muara Satu Sasar Pasar Tradisional, Cegah Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Muara Satu, Polres Lhokseumawe, menggelar patroli dialogis di kawasan Pasar Tradisional…

10 jam ago

Polsek Samudera Data 81 Warga melalui Aplikasi Perlinsos

ACEH UTARA – Personel Polsek Samudera, Polres Lhokseumawe, terus membantu pemerintah dalam pendataan masyarakat melalui…

10 jam ago

Polsek Muara Dua Gencarkan Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

LHOKSEUMAWE – Menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Muara Dua Polres…

10 jam ago

Polsek Banda Sakti Patroli Malam, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

LHOKSEUMAWE – Polsek Banda Sakti Polres Lhokseumawe terus memperkuat upaya preventif dalam menjaga keamanan dan…

10 jam ago

Polsek Nisam Patroli Malam, Ingatkan Warga Cegah Karhutla

ACEH UTARA – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Polsek Nisam Polres…

10 jam ago

Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata, Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan

LHOKSEUMAWE – Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Lhokseumawe meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi…

1 hari ago