Categories: News

Bangunan PAUD dan Gudang PKK di Kayee Panyang Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aceh Utara – Satu unit bangunan permanen milik Desa Kayee Panyang yang berada di dalam areal halaman meunasah, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan terbakar pada Rabu (4/3/2026) sekira pukul 15.45 WIB.

Peristiwa tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Bangunan yang terbakar terletak di samping Kantor Keuchik Desa Kayee Panyang. Bagian depan bangunan digunakan sebagai PAUD Kelompok Bermain (KB) Al Amin, sedangkan bagian belakang difungsikan sebagai gudang PKK desa.

Berdasarkan keterangan dua saksi, M. Febriansyah (15) dan Farid Wajidi (14), keduanya pelajar warga setempat, saat itu mereka hendak menuju kantor geuchik untuk menggunakan fasilitas WiFi.

Setibanya di lokasi, keduanya melihat asap dan api keluar dari ventilasi gudang PKK yang berdampingan dengan kantor tersebut. Mereka kemudian berlari menjauh dan segera memberi tahu warga sekitar.

Warga Desa Kayee Panyang langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Lhokseumawe tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Dalam waktu sekitar 15 menit, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke bangunan lain.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M melalui Kapolsek Syamtalira Bayu AKP Gunanto menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan, mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Dari hasil pengecekan awal, bangunan tersebut tidak memiliki instalasi listrik. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, ruang PAUD mengalami kerusakan pada kursi, meja, serta sejumlah alat permainan anak. Sementara di gudang PKK, kerugian meliputi dua set tenda (tratak), sekitar 200 unit kursi plastik, meja plastik, serta perlengkapan memasak milik desa. Total kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

MA

Recent Posts

Sat Polairud Polres Lhokseumawe Patroli Dialogis di Pesisir Pusong, Cegah Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Sat Polairud Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis di kawasan pesisir Desa Pusong Lama,…

14 jam ago

Kanit Binmas Polsek Kuta Makmur Jadi Pembina Upacara, Tekankan Disiplin dan Etika kepada Pelajar

LHOKSEUMAWE – Polsek Kuta Makmur Polres Lhokseumawe terus memperkuat pembinaan terhadap generasi muda melalui kegiatan…

14 jam ago

Polsek Blang Mangat Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Blang Mangat Polres Lhokseumawe menggencarkan patroli dialogis sebagai langkah preventif untuk…

14 jam ago

Polsek Nisam Gencarkan Patroli Malam, Cegah Karhutla dan Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Nisam Polres Lhokseumawe meningkatkan kegiatan patroli dialogis dan humanis pada malam…

14 jam ago

Polres Lhokseumawe Berikan Penghargaan kepada Tujuh Personel, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Pelayanan Publik

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe memberikan penghargaan kepada tujuh personel sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja…

14 jam ago

Patroli Dialogis Polsek Muara Satu Sasar Pasar Tradisional, Cegah Gangguan Kamtibmas

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Muara Satu, Polres Lhokseumawe, menggelar patroli dialogis di kawasan Pasar Tradisional…

2 hari ago