Daerah

AOCC pulihkan trauma psikis anak korban banjir bandang di Aceh Utara

ACEH UTARA – Lembaga Aceh Orphans Center for the Children (AOCC) bersama para relawan menggelar kegiatan pendampingan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Lhok Reudep, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu.

Kegiatan yang dipusatkan di Posko Trauma Healing Klaster 7 ini diikuti sekitar 250 peserta, terdiri atas anak-anak dan kaum ibu. Program ini terselenggara atas kolaborasi dengan Pos Terpadu BNPB Korem 011/Lilawangsa, komunitas Indonesian Gastronomy Association (IGA), Nongki NYC, serta donatur dari New York.

“Banjir tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam, terutama bagi anak-anak. Pendampingan ini menjadi bagian krusial dalam proses pemulihan mereka,” ujar Pembina AOCC, PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam di Aceh Utara, Sabtu.

Sebelum memulai sesi pemulihan trauma, relawan membagikan wakaf Al-Qur’an, Iqra, masker merah putih, serta makanan siap saji. Pembagian sarana ibadah ini bertujuan mendukung pembinaan keagamaan peserta agar dapat kembali mengaji secara berkelanjutan.

Dalam suasana penuh keceriaan, para relawan menggunakan pendekatan ramah anak melalui program “Anak Ceria”. AOCC juga memberikan apresiasi berupa boneka kepada anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan guna membangkitkan kembali semangat mereka pascabencana.

Sekretaris Desa Lhok Reudep, Jalaluddin, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian para relawan dan TNI melalui Korem 011/Lilawangsa. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini warga masih sangat membutuhkan dukungan karena kondisi pemukiman yang hancur.

“Sebanyak 40 rumah hilang terbawa arus tanpa sisa. Bencana ini juga mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dinyatakan hilang,” kata Jalaluddin.

Selain pendampingan psikologis, AOCC dan mitra kolaborasi menyalurkan bantuan logistik berupa sajadah, mukena, sarung, kurma, kebutuhan bayi seperti susu dan popok, hingga pembalut wanita dan topi.
Jalaluddin berharap kehadiran para relawan dapat memberikan ketenangan dan harapan baru bagi warga yang hingga kini masih menantikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Melalui sinergi ini, relawan AOCC berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan spiritual dan psikososial secara berkesinambungan bagi masyarakat terdampak bencana di pedalaman Aceh Utara.

Redaktur Pelaksana

Nama lengkap Saya Jamaluddin, S.Kom Kalau Jamal lain yang tidak punya S.Kom berarti itu bukan Saya.

Recent Posts

Tinggal Sebatang Kara, Lansia di Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Atas Kasur

LHOKSUKON – Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Bineh…

10 jam ago

Sejumlah Kapolsek di Polres Aceh Utara Dirotasi

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan…

14 jam ago

Tim Korbinmas Baharkam Polri Monitoring dan Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas di Polres Lhokseumawe

    Lhokseumawe – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Manajemen Operasional dan Administrasi (Renmin) Korbinmas…

18 jam ago

Patroli di Pusat Keramaian, Polsek Blang Mangat Perkuat Upaya Cegah Gangguan Kamtibmas

  Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan…

18 jam ago

Patroli di Pusat Keramaian, Polsek Blang Mangat Perkuat Upaya Cegah Gangguan Kamtibmas

  Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan…

18 jam ago

Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Perintis Presisi Polres Lhokseumawe Jaga Keamanan Kota pada Malam Hari

    Lhokseumawe – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga, personel Satuan Samapta…

18 jam ago