Categories: News

85.167 Keluarga Kota Bandung Dapat Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 85.167 keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

 

Penyaluran ini merupakan alokasi bantuan untuk bulan Juni dan Juli 2025, yang dilaksanakan secara serentak di 151 kelurahan se-Kota Bandung.

 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam sambutannya menyampaikan, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Masing-masing KPM menerima 20 kilogram beras, yakni 10 kilogram per bulan yang disalurkan sekaligus.

 

“Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab dan upaya pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Tapi kami harap bantuan ini tidak disalahgunakan. Gunakan untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk dijual atau dijadikan modal usaha,” kata Farhan di Kelurahan Cihapit, Kota Bandung, Jumat (18/7/2025).

 

Ia mengingatkan, data penerima bantuan berasal dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSS) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, dan Pemkot Bandung hanya bertugas menyalurkan.

 

Turunnya jumlah penerima tahun ini dibandingkan tahun lalu (dari 109.333 menjadi 85.167 KPM) bukan berarti kemiskinan menurun drastis, tetapi lebih pada penyesuaian dan evaluasi kebijakan bantuan.

 

“Masuk dalam data penerima bukan berarti tidak berdaya. Ini adalah bentuk dukungan agar warga bisa bangkit dan mengejar kesejahteraan yang merata,” ucapnya.

 

Total nilai bantuan untuk dua bulan ini mencapai hampir Rp260.000 per keluarga, berdasarkan estimasi harga beras Rp12.800 per kilogram.

 

Farhan berharap, bantuan ini dapat menjadi penyangga sementara untuk kebutuhan pokok warga serta menjadi berkah bagi seluruh masyarakat Bandung.

 

“Kita doakan semoga bantuan ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi rumah tangga penerima, tetapi juga bagi Kota Bandung secara keseluruhan,” ujarnya.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota BandungGin Gin Ginanjar menjelaskan, proses distribusi bantuan ditargetkan selesai pada 30 Juli 2025.

 

Ia menyebut, bila ditemukan penerima yang tidak sesuai atau sudah pindah alamat, bantuan tersebut bisa dialihkan melalui musyawarah kelurahan.

 

“Musyawarah kelurahan bisa menentukan siapa yang paling layak menerima, terutama mereka yang belum pernah menerima bantuan seperti PKH atau BPNT,” katanya.

 

Ia pun memastikan DKPP Kota Bandung pendistribusian bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan tuntas sesuai jadwal.

Sumber : https://www.jabarprov.go.id/

MA

Recent Posts

Polisi Kawal Penyaluran Makanan Bergizi Gratis di Muara Satu, Ribuan Warga Terima Manfaat

Lhokseumawe – Aparat kepolisian dari Polsek Muara Satu mengawal langsung kegiatan penyaluran Makanan Bergizi Gratis…

3 jam ago

Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe Amankan 10 Sepeda Motor, Tindak Kenakalan Remaja di Keude Cunda

Lhokseumawe – Respons cepat ditunjukkan Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait…

3 jam ago

Polsek Blang Mangat Cek Harga Sembako di Pasar Keude Punteut, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Lhokseumawe – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, jajaran Polsek Blang Mangat…

3 jam ago

Patroli Dialogis Sat Polairud Lhokseumawe di Pasar Pusong, Cegah Premanisme dan Jaga Kebersihan

Lhokseumawe – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Lhokseumawe terus meningkatkan kegiatan patroli…

3 jam ago

Polres Lhokseumawe Beri Penyuluhan Kamtibmas kepada Warga Terdampak Banjir di Ujung Pacu

Lhokseumawe – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polres Lhokseumawe.…

3 jam ago

Polres Lhokseumawe Matangkan Pengamanan Kota Lewat Simulasi Sispamkota dan Tactical Wall Game

Lhokseumawe – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Polres Lhokseumawe menggelar…

9 jam ago